Uji Coba Lepas L8 Jelang IIMS 2026 Diwarnai Kendala Teknis, Ini Penjelasannya

Sabtu 31 Jan 2026, 14:11 WIB
Lepas L8. (Sumber: Lepas)

Lepas L8. (Sumber: Lepas)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Lepas tengah bersiap membawa SUV plug-in hybrid andalannya, Lepas L8, ke pasar Indonesia dengan rencana pengumuman harga resmi pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Namun, rangkaian pengenalan kendaraan tersebut diwarnai kendala teknis saat sesi uji coba terbatas bersama media.

Pengujian dilakukan sebelum Lepas L8 resmi dipasarkan guna memperlihatkan kemampuan kendaraan dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.

Sesi uji coba berlangsung di Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdiklantas) Polri, Serpong. Lepas menyiapkan lintasan khusus yang dirancang untuk mensimulasikan kondisi berkendara yang tidak sepenuhnya mewakili penggunaan sehari-hari.

Lintasan meliputi jalur lurus, pengereman, zig-zag, speed bump, hingga area parkir. Beberapa bagian trek juga dibuat basah dan tergenang air untuk menguji stabilitas kendaraan di permukaan licin.

Baca Juga: Ekosistem jadi Kunci Percepatan Penerapan Kendaraan Listrik di Indonesia

Di tengah rangkaian pengujian, salah satu unit Lepas L8 mengalami gangguan teknis. Gangguan tersebut ditandai dengan munculnya suara keras dari bagian bawah kap mesin, yang kemudian membuat kendaraan tidak dapat melanjutkan pengujian.

Pemeriksaan visual menunjukkan adanya kerusakan pada komponen berbahan logam di area dekat boks transmisi. Komponen tersebut berkaitan dengan sistem CV Joint, yang berfungsi menyalurkan tenaga dari transmisi ke roda.

Akibat gangguan tersebut, unit kendaraan tidak dapat melanjutkan pengujian, terutama setelah melewati lintasan speed bump.

Menanggapi kejadian tersebut, Lepas menjelaskan bahwa sesi uji coba dirancang sebagai simulasi berkendara dalam kondisi ekstrem dan di luar penggunaan normal.

“Kegiatan LEPAS L8 Driving Control Challenge dirancang sebagai pengalaman berkendara yang dirancang untuk dilakukan dalam kondisi di luar penggunaan harian normal, termasuk skenario kecepatan lebih tinggi serta permukaan jalan yang tidak rata seperti speed bump,” kata Ricky He, Deputy Country Director Lepas Indonesia.

Lepas menegaskan bahwa gangguan tersebut hanya terjadi pada satu unit dari total kendaraan yang digunakan.

“Selama pelaksanaan kegiatan, terdapat dinamika situasional yang teramati pada salah satu dari lima unit kendaraan yang digunakan. Kondisi tersebut bersifat individual dan tidak merepresentasikan kondisi maupun karakter keseluruhan lini produk,” lanjut pernyataan tersebut.

Pabrikan menyebut insiden tersebut kini sedang ditinjau secara internal sebagai bagian dari proses evaluasi berkelanjutan.

"Kami sangat menghargai perhatian, masukan, dan insight yang disampaikan, yang menjadi nilai penting yang mendukung dialog terbuka Lepas serta upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan kualias produk dan pengalaman berkendara yang kami hadirkan. Lepas tetap berkomitmen penuh untuk menjaga standar kualitas dan keselamatan tertinggi di setiap tahap pengembangan produk serta dalam setiap pengalaman berkendaran yang kami berikan," tutup Ricky He.

Terlepas dari kendala yang muncul saat uji coba, Lepas L8 tetap diperkenalkan sebagai SUV PHEV dengan wheelbase 2.800 mm dan panjang bodi 4.688 mm, yang diklaim menawarkan ruang kabin lega untuk lima penumpang.

Kendaraan ini dibekali mesin bensin 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 150 kW dan torsi 310 Nm. Dalam mode listrik murni, jarak tempuh diklaim mencapai 100 km.

Saat ini, Lepas L8 telah dibuka untuk pemesanan awal dengan harga pre-booking Rp589.000.000. Harga resmi kendaraan tersebut dijadwalkan akan diumumkan dalam ajang IIMS 2026.


Berita Terkait


News Update