Bau Menyengat Diduga dari Kebocoran Kimia PT Vopak, Warga Cilegon Alami Mual dan Sesak Napas

Sabtu 31 Jan 2026, 18:22 WIB
Kepulan gas keluar dari areal Tanki PT Vopak. (Sumber: Istimewa)

Kepulan gas keluar dari areal Tanki PT Vopak. (Sumber: Istimewa)

GROGOL, POSKOTA.CO.ID – Warga Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, mencium bau menyengat yang diduga berasal dari kebocoran cairan kimia di kawasan PT Vopak, Sabtu, 31 Januari 2026.

Bau tersebut menyebar hingga permukiman dan menyebabkan sejumlah warga mengeluhkan mual, pusing, serta gangguan pernapasan.

Berdasarkan keterangan warga, bau menyengat diduga berasal dari kepulan kimia berwarna kuning-oranye yang keluar dari beberapa tangki penyimpanan di area perusahaan. Peristiwa ini memicu kepanikan warga di sekitar kawasan industri.

PT Vopak merupakan perusahaan jasa penyimpanan dan penanganan produk cair curah, seperti bahan kimia, minyak, gas, serta bahan bakar hayati. Perusahaan ini juga menyediakan layanan tangki timbun, jetty, dan jaringan pipa untuk industri petrokimia.

Salah satu pedagang nasi di sekitar lokasi, Heri, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga: Hari ke-8 Pencarian Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Korban

“Kejadian sekitar setengah 2 ini. Kepulan terlihat keluar dari sekitar 3 tangki, warnanya kuning oranye pekat,” kata Heri kepada wartawan.

Ia menuturkan gas tersebut keluar secara tiba-tiba tanpa disertai ledakan.

“Nggak ada ledakan atau apa, cuma suara kayak mendesis aja, terus keluar itu gasnya. Alhamdulillah sih kayaknya nggak ada korban,” ucapnya.

Saat kejadian, banyak pengguna jalan melintas di sekitar lokasi. Mereka menghentikan kendaraan karena khawatir terpapar gas.

“Semua pada berhenti, gak ada yang berani lewat karena takut juga kan,” ujarnya.

Warga lain menyebut kepulan gas kuning-oranye terlihat keluar dari area tangki sejak siang hari. Meski demikian, tidak terdengar suara ledakan dari dalam pabrik.

“Awalnya terdengar suara seperti ban mobil kempes, setelah itu muncul bau menyengat yang cukup kuat dan membuat napas terasa sesak,” ujar salah seorang warga.

Berdasarkan keterangan BPBD Provinsi Banten, sekitar pukul 16.00 WIB kepulan kuning pekat sudah tidak terlihat. Namun, aroma gas masih tercium di sekitar lokasi.

"Update dari Cilegon, infonya sudah aman sekarang pak. Berdasarkan informasi ini adalah dampak blowing yang harusnya jumlahnya kecil, bukan tumpahan bahan kimia," terang Kepala Pelaksana BPBD Banten Lutfi Mujahidin melalui pesan WhatsApp grup.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga dilaporkan telah berada di lokasi PT Vopak untuk menindaklanjuti keluhan warga serta memastikan penanganan dugaan kebocoran gas tersebut.


Berita Terkait


News Update