Warga lain menyebut kepulan gas kuning-oranye terlihat keluar dari area tangki sejak siang hari. Meski demikian, tidak terdengar suara ledakan dari dalam pabrik.
“Awalnya terdengar suara seperti ban mobil kempes, setelah itu muncul bau menyengat yang cukup kuat dan membuat napas terasa sesak,” ujar salah seorang warga.
Berdasarkan keterangan BPBD Provinsi Banten, sekitar pukul 16.00 WIB kepulan kuning pekat sudah tidak terlihat. Namun, aroma gas masih tercium di sekitar lokasi.
"Update dari Cilegon, infonya sudah aman sekarang pak. Berdasarkan informasi ini adalah dampak blowing yang harusnya jumlahnya kecil, bukan tumpahan bahan kimia," terang Kepala Pelaksana BPBD Banten Lutfi Mujahidin melalui pesan WhatsApp grup.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga dilaporkan telah berada di lokasi PT Vopak untuk menindaklanjuti keluhan warga serta memastikan penanganan dugaan kebocoran gas tersebut.
