BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID – Operasi pencarian korban tertimbun longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari ketujuh dan resmi berakhir pada Jumat, 30 Januari 2026.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, meski masa operasi tujuh hari telah selesai, pencarian terhadap korban yang belum ditemukan tetap dilanjutkan.
"Pada hari ke 7 ini, tim SAR gabungan kembali menemukan lima bodypack di area worksite A1, A2, dan A3," kata Syafii, Jumat, 30 Januari 2026.
Syafii menyebut, seluruh jenazah yang ditemukan langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Baca Juga: Warga Korban Longsor Cisarua Bandung Masih Nantikan Bantuan dari Pemerintah
Terkait kondisi cuaca, Syafii mengatakan cuaca pada Jumat cukup mendukung jalannya operasi SAR sejak pagi hingga sore hari.
"Alhamdulillah, pada hari ketujuh ini tim berhasil menemukan lima bodypack. Cuaca juga sangat mendukung pelaksanaan pencarian," ujarnya.
Syafii menambahkan, hingga hari ketujuh total korban longsor yang berhasil dievakuasi sejak bencana terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, mencapai 60 bodypack. Sementara itu, masih terdapat 20 bodypack yang belum ditemukan.
"Total korban yang berhasil dievakuasi dari hari pertama sampai hari ketujuh sebanyak 60 bodypack. Masih ada 20 lagi. Tentunya pencarian korban akan kami maksimalkan," ungkapnya.
Berdasarkan data Tim DVI Polda Jawa Barat, dari 60 bodypack yang telah ditemukan, sebanyak 44 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi. Sisanya masih dalam proses identifikasi di sejumlah lokasi.
Baca Juga: Korban Tewas Tertimpa Longsor TPT di Bogor Dikenang sebagai Pribadi yang Taat Ibadah
