Baca Juga: Sosok Arxyad Sam Albanjari Siapa? Namanya Ikut Terseret Isu Whip Pink Usai Kematian Lula Lahfah
Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Berbeda dengan puasa wajib Ramadan yang mensyaratkan niat di malam hari, niat puasa sunnah Ayyamul Bidh memiliki kelonggaran waktu.
Niat boleh dilakukan sejak malam hari, atau pada pagi hari setelah matahari terbit, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta'âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah Ta'ala.”
Adapun pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada prinsipnya sama dengan puasa sunnah lainnya.
Jemaah yang berpuasa diwajibkan menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau waktu Subuh hingga matahari terbenam pada waktu Magrib.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan sahur sebelum fajar, karena sahur mengandung keberkahan sebagaimana diajarkan dalam sunnah Rasulullah SAW.
