Hujan Deras Hentikan Sementara Operasi SAR di KBB

Kamis 29 Jan 2026, 17:42 WIB
Tim Sar saat melakukan pencarian korban tertimbun longsor, di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Tim Sar saat melakukan pencarian korban tertimbun longsor, di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras kembali mengguyur lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis, 29 Januari 2026.

Kondisi cuaca buruk membuat operasi pencarian korban terpaksa dihentikan sementara.

Memasuki hari keenam pencarian, tim SAR belum berhasil menemukan satu pun jenazah di area worksite.

Hujan yang turun sejak pagi membuat medan semakin berbahaya, sehingga petugas diminta meninggalkan lokasi longsor demi keselamatan.

Upaya menghalau hujan sebenarnya sudah dilakukan sejak pagi. Tercatat, tiga kali operasi modifikasi cuaca (OMC) digelar dengan pesawat yang bertolak dari Bandara Husein Sastranegara. Namun, hasilnya belum maksimal lantaran pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi.

Baca Juga: Tanah Longsor Rusak Rumah Warga di Cikeusal Serang

"Dari pagi sampai siang ini sudah tiga kali penerbangan OMC untuk area Burangrang. Tapi memang pertumbuhan awannya masih tinggi," ujar Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, Kamis 29/1/2026.

Menurut Teguh, sejak awal bencana longsor, pihaknya sudah melakukan lebih dari 20 kali OMC. Jika dirata-ratakan, hampir setiap hari dilakukan tiga kali penerbangan dengan metode penaburan garam.

"Kalau dihitung dari awal, sudah lebih dari 20 kali. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi memang sekarang ini sedang puncak musim hujan," katanya.

BMKG memprediksi cuaca di kawasan longsor KBB masih akan diwarnai hujan dalam sepekan ke depan, dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga lebat. Kondisi ini dinilai bakal terus menghambat proses pencarian korban.

"Hari ini cuacanya masih sama seperti kemarin. Sepekan ke depan potensinya juga masih hujan, dari ringan sampai lebat, dan tentu berdampak pada operasi pencarian," ingkapnya.

Sementara itu, tingginya curah hujan tak lepas dari posisi Jawa Barat yang kini berada di puncak musim hujan. Apabila sudah puncak musim hujan.


Berita Terkait


News Update