Hanya 755 Petugas Tangani Jalan Berlubang, Pemprov Jakarta Tambah PJLP Bina Marga

Kamis 29 Jan 2026, 17:48 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung usai Ratas di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Gubernur Jakarta Pramono Anung usai Ratas di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pemprov DKI Jakarta berencana menambah kuota Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Dinas Bina Marga untuk mempercepat penanganan jalan berlubang yang kian marak di Ibu Kota.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan, saat ini jumlah PJLP di Dinas Bina Marga tercatat sekitar 1.400 orang. Namun, jumlah tersebut dinilai sudah tidak lagi mencukupi karena banyak petugas yang memasuki masa pensiun.

“Secara khusus kami tadi juga memutuskan PJLP di Bina Marga yang berjumlah 1.400 memang dirasakan kurang karena banyak yang pensiun,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Pramono mengakui, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno turut menyetujui penambahan PJLP Dinas Bina Marga. Adapun jumlah penambahan akan dihitung dan diputuskan oleh Sekretaris Daerah bersama Dinas Bina Marga.

Baca Juga: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemprov DKI Percepat Perbaikan Jalan Berlubang

“Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah. Kuotanya berapa nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga bersama asisten pembangunan dan Pak Sekda,” ucap Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menjelaskan, penambahan kuota PJLP akan difokuskan untuk penanganan jalan berlubang.

“Buat nanganin ini, jalan berlubang,” ujar Heru.

Heru mengungkapkan, dari total sekitar 1.400 PJLP yang dimiliki saat ini, hanya sekitar 755 orang yang secara khusus bertugas menangani jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta.

“Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an ya. Yang nanganin lubang itu cuma 755. Se-Jakarta,” kata Heru.

Terkait jumlah tambahan tenaga yang dibutuhkan, Heru menyebut hal tersebut masih akan dievaluasi lebih lanjut.

“Ya perlu, perlu penambahan. Itu kan tadi Pak Gub bilang dievaluasi nanti Bina Marga sama Pak Asisten,” ujar dia.

Sebagai informasi, selama musim hujan dengan intensitas tinggi, Dinas Bina Marga Jakarta telah menindaklanjuti sekitar 6.000 titik jalan rusak di berbagai wilayah Jakarta. (cr-4)


Berita Terkait


News Update