Maling Bobol Minimarket di Sukmajaya Depok Lewat Plafon, Dua ATM Ikut Dirusak

Rabu 28 Jan 2026, 17:34 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di minimarket Indomaret Sukmajaya, Depok, yang dibobol pencuri dengan menjebol plafon, Rabu, 28 Januari 2026. Dua mesin ATM di dalam toko turut dirusak dalam aksi tersebut. (Sumber: Istimewa)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di minimarket Indomaret Sukmajaya, Depok, yang dibobol pencuri dengan menjebol plafon, Rabu, 28 Januari 2026. Dua mesin ATM di dalam toko turut dirusak dalam aksi tersebut. (Sumber: Istimewa)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Kawanan pencuri membobol minimarket Indomaret di Jalan Studio Alam TVRI, RT 001 RW 008, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Rabu, 28 Januari 2026.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP I Made Budi mengatakan, aksi pencurian diketahui sekitar pukul 05.47 WIB saat pegawai hendak membuka toko dan mendapati kondisi di dalam minimarket sudah berantakan.

"Modus para pelaku diduga lebih dari 1 orang diduga mau melakukan pencurian dengan cara menjebol plafon Indomaret," ujar Made Budi kepada Poskota saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Pura-Pura jadi Pemulung, 2 Maling di Bogor Gasak Hp hingga Tabung Gas

Menurut Made Budi, saat pegawai masuk ke dalam toko, meja kasir terlihat dalam kondisi berantakan. Selain itu, plafon di dekat mesin ATM juga ditemukan jebol.

"Saksi pegawai toko langsung menuju melihat meja kasir juga sudah dalam berantakan. Selain itu saat menyalakan lampu, terlihat plafon dekat ATM jebol," ungkapnya.

Pelaku juga merusak dua mesin ATM Bank Mandiri dan ATM Bersama yang berada di dalam toko.

"Pelaku juga menjebol plafon gudang dan juga mengambil kartu stor Mandiri milik toko yang disimpan di atas berangkas sudah tidak ada alias hilang," tambahnya.

Baca Juga: Plat JPO Hilang Dicuri, Gubernur Pramono Instruksikan Bina Marga Ganti Material Anti Maling

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis dan SPKT Polres Metro Depok yang dipimpin AKP David, pelaku diduga bekerja secara profesional karena sistem keamanan berhasil dilumpuhkan.

"Pelaku juga merusak tempat penyimpanan DVR kamera cctv, serta sistem sensor alarm juga sudah dalam keadaan dirusak. Mengetahui tempat kerjanya telah menjadi sasaran pencuri dengan cepat langsung melaporkan ke Polsek Sukmajaya," tuturnya.

"Sampai berita ini diturunkan untuk jumlah kerugian apa saja masih belum dapat diketahui. Termasuk apakah uang dalam mesin ATM berhasil dibawa atau tidak belum dapat informasi. Total jumlah saksi dalam kasus ini sudah dimintai keterangan ada tiga orang."

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky Firmansyah mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim Reskrim.

"Untuk kerugian masih dalam taksiran. Kedua mesin ATM yang ikut dirusak sama pelaku untuk isinya tidak berhasil dibobol," tambahnya.


Berita Terkait


News Update