Toyota Bocorkan 4 Produk Mobil Baru di IIMS 2026, Mayoritas EV

Selasa 27 Jan 2026, 16:06 WIB
Media Gathering Toyota 2026, Shamrock Gandaria, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Erwan Hartawan)

Media Gathering Toyota 2026, Shamrock Gandaria, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Erwan Hartawan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Toyota Astra Motor (TAM) membawa empat model mobil baru di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Vice President PT TAM, Henry Tanoto menjelaskan, model tersebut erdiri dari kendaraan elektrifikasi serta satu model dari lini performa Gazoo Racing (GR).

“Tahun ini kita akan memperkenalkan lagi produk-produk elektrifikasi. Oleh karena sebentar lagi ada IIMS 2026, sebagai bocoran, kita akan bawa tiga produk elektrifikasi dan mulai jualan Veloz Hybrid. Dan ada satu produk GR di IIMS 2026,” kata Henry di Media Gathering Toyota 2026, Shamrock Gandaria, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin, 26 Januari 2025.

Veloz Hybrid Mulai Dipasarkan

Salah satu model yang dipastikan hadir dan mulai dipasarkan adalah Veloz Hybrid. Kehadiran model ini menandai perluasan portofolio kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia, sekaligus menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap kendaraan yang lebih efisien.

Baca Juga: SUV Suzuki Jadi Andalan Saat Musim Hujan, Penjualan XL7 dan Fronx Naik Tajam

Toyota menilai strategi elektrifikasi tetap relevan untuk menjawab tantangan pasar, meski kondisi industri otomotif saat ini belum sepenuhnya pulih.

Selain menghadirkan produk baru, Toyota juga menegaskan tetap membuka peluang untuk mempelajari berbagai teknologi kendaraan, termasuk pengembangan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

“Kita open untuk mempelajari semua teknologi (termasuk PHEV), semua model. Toyota, kalau teman-teman sudah memahami, sebenarnya sudah tahu pattern-nya seperti apa. Kita selalu pelajari teknologi yang paling cocok untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan menghadirkan teknologi tertentu ke pasar Indonesia akan sangat bergantung pada hasil kajian dan kesiapan ekosistem.

Baca Juga: Forwot Gelar Touring 2026, Bahas Tantangan Industri Otomotif Tahun Ini

“Kalau PHEV itu ternyata memang salah satu solusi yang baik untuk masyarakat, pasti akan kami studi dengan serius. Cuma soal timing-nya kan selalu jadi rahasia. Nanti bisa tiba-tiba muncul saja,” lanjutnya.

Riset Jadi Kunci Sebelum Produk Diluncurkan


Berita Terkait


News Update