Karier legislatifnya dimulai pada periode 2019–2024, sebelum kembali memperoleh kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2024 untuk masa jabatan 2024–2029.
Dalam kontestasi politik nasional, Sari Yuliati mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) II.
Dapil ini mencakup wilayah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, serta Kota Mataram.
Meski mewakili daerah pemilihan di NTB, Sari Yuliati diketahui tumbuh besar dan menempuh pendidikan di Jakarta.
Sebelum dipercaya menduduki kursi Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati aktif di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Dirinya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III, sebuah posisi penting yang menuntut pemahaman mendalam terhadap isu hukum dan penegakan keadilan.
Baca Juga: Viral Sosok Ayah Bigmo Jannah Terjerat Kasus Korupsi: Siapa Muhammad Nasihan dan Apa Pekerjaannya?
Berapa Harta Kekayaan Sari Yuliati?
Berdasarkan data yang dilansir dari laman e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sari Yuliati melaporkan harta kekayaannya untuk periode tahun 2023. Laporan tersebut disampaikan pada 15 Juli 2024.
Jika seluruh komponen harta dijumlahkan, total kekayaan Sari Yuliati sebelum dikurangi kewajiban tercatat sebesar Rp56.237.971.092.
1. Aset Tanah dan Bangunan Dominan
Komponen terbesar dalam laporan harta kekayaan berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp47.924.468.000.
2. Sebaran Properti di Wilayah Strategis
Aset properti milik Sari Yuliati tersebar di sejumlah daerah strategis, meliputi Jakarta Selatan, Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, dan Bekasi.
3. Properti dengan Nilai Tertinggi
Aset properti bernilai paling tinggi berupa tanah dan bangunan seluas 744 meter persegi dengan luas bangunan 348 meter persegi di Kabupaten Tangerang, yang ditaksir senilai Rp20 miliar.
