"Saya ke pintu jatuh, saya bangun lagi. Saya ke bawah angin. Saya mentok ke pintu kamar mandi. Saya keluar lagi, pintu dapur kebuka. Itu terbang semua. Saya lihat itu kayak kilat," ucap dia.
Baca Juga: Perjuangan Melawan Dua Penyakit Berat, Istri Pesulap Merah Meninggal Dunia Hari Ini
"Semua barang-barang terbang, atap semua, tapi saya enggak tau terbang ke mana. Terus kan dapur kebuka, tiba-tiba lampunya mati, terus langsung masuk ke kamar lagi," tambah Endah.
Angin kencang yang berlangsung sekitar hampir setengah jam itu membuat Endah sangat trauma. Terlebih ia sudah lansia, dan sudah tidak lagi gesit seperti waktu muda dulu.
Beruntung, ia bersama anak dan seisi rumah selamat dalam insiden angin kencang tersebut. Meski terlihat rumah yang ia tinggali sudah rusak akibat angin kencang.
"Baru anak saya, adik saya pada keluar. Nolongin saya. Diangkat saya ke dalam, tapi saya takut karena genteng pada jatuh," ungkap Endah.
Akibatnya Endah mengalami luka ringan pada bagian kaki sebelah kanan dan telah mendapatkan perawatan dari Puskesmas Kelurahan. Saat ini ia mengaku masih trauma dan lemas.
"Alhamdulillah saya enggak apa-apa, cuma kaki saya aja ini jadi agak demam. Terus juga saya trauma banget, soalnya saya menyaksikan langsung," ucapnya.
