POSKOTA.CO.ID - Jadwal imsakiyah Ramadan 2026 kini sudah dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag).
Informasi ini memuat waktu imsak, subuh, hingga jadwal buka puasa selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di seluruh wilayah Indonesia.
Ketersediaan jadwal imsakiyah sejak dini menjadi rujukan penting bagi umat Islam dalam mempersiapkan ibadah puasa secara tertib dan sesuai tuntunan syariat.
Selain bisa dilihat secara daring, jadwal imsakiyah Ramadan 2026 juga dapat diunduh dalam format Excel dan dicetak untuk penggunaan pribadi maupun masjid.
Baca Juga: Catat! Tanggal Puasa Sunnah Rajab dan Sya'ban 1447 H Jelang Ramadan 2026
Cara Cek dan Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 di Situs Kemenag
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyediakan layanan jadwal imsakiyah resmi yang dapat diakses gratis. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, serta tahun 2026
- Klik tombol “Cari” berwarna hijau di sisi kiri
- Jadwal imsakiyah Ramadan 2026 sesuai wilayah akan ditampilkan
- Klik tombol “Unduh” berwarna hijau di sisi kanan untuk mengunduh file Excel
- Simpan file di perangkat Anda atau cetak untuk memudahkan pemantauan
Jadwal ini memuat waktu imsak, subuh, terbit matahari, zuhur, asar, magrib (buka puasa), dan isya selama satu bulan penuh Ramadan.
Penjelasan Imsak 10 Menit Sebelum Subuh Menurut Kemenag
Dalam praktik di Indonesia, waktu imsak ditetapkan 10 menit sebelum waktu subuh. Kebijakan ini kerap menjadi pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait batas sahur dan dimulainya puasa.
Mengutip penjelasan resmi Kementerian Agama, secara bahasa imsak berarti menahan atau berhenti. Secara fikih, para ulama sepakat bahwa batas akhir makan dan minum saat sahur adalah terbitnya fajar shadiq, yakni waktu subuh.
“Waktu imsak tidak dimaksudkan untuk memajukan waktu puasa dari ketentuan syariat, tetapi sebagai bentuk kehati-hatian agar umat Islam tidak terlambat berhenti makan dan minum,” demikian keterangan Kemenag yang dikutip dari laman resminya.
Sebagian ulama berpandangan bahwa ketika waktu subuh sudah sangat dekat, umat Islam dianjurkan untuk berhenti makan sebagai bentuk kehati-hatian (ihtiyath). Meski ada perbedaan pendapat terkait makan di waktu syak, penetapan imsak 10 menit sebelum subuh dipahami sebagai upaya melestarikan sunnah dan menjaga ketertiban ibadah puasa.
