JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Meski ukurannya kecil, saklar pada sepeda motor memegang fungsi penting dalam sistem kelistrikan.
Komponen ini menjadi penghubung utama pengendara untuk mengaktifkan berbagai fitur, mulai dari lampu sein, klakson, hingga tombol starter.
Ketika saklar bekerja optimal, komunikasi antar pengguna jalan dapat terjaga dan risiko kecelakaan bisa ditekan.
Sebaliknya, gangguan pada saklar berpotensi menimbulkan bahaya, terutama dalam kondisi darurat yang menuntut respons cepat.
Baca Juga: WMS Kumpulkan Dealer Honda Jakarta-Tangerang, Bahas Strategi Hadapi 2026
Tidak sedikit kasus di mana saklar bermasalah justru disadari saat pengendara membutuhkannya untuk bermanuver atau memberi tanda kepada pengguna jalan lain.
Posisinya yang terbuka dan intensitas pemakaian tinggi membuat saklar menjadi salah satu komponen motor yang rentan mengalami penurunan fungsi.
Kerusakan umumnya tidak terjadi secara mendadak, melainkan melalui proses bertahap akibat kebiasaan penggunaan, pengaruh lingkungan, hingga minimnya perawatan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang memaparkan sejumlah faktor yang kerap menjadi penyebab saklar motor tidak bekerja maksimal.
Baca Juga: Motor Listrik Polytron Kini Didukung Fast Charger Portabel 25A, Ini Fungsinya
Penyebab Umum Saklar Motor Tidak Berfungsi Optimal

Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah kondisi saklar yang kotor. Debu jalanan, pasir halus, hingga air hujan dapat masuk ke celah saklar dan menempel pada kontak listrik di bagian dalam.
