Imbas Aksi Mogok Dagang Daging Sapi, Pedagang Bakso di Cakung Beralih Jualan Bakso Ayam

Kamis 22 Jan 2026, 20:37 WIB
Sudirman pedagang bakso keliling di Cakung, Jakarta Timur, Kamia, 22 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Sudirman pedagang bakso keliling di Cakung, Jakarta Timur, Kamia, 22 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Aksi mogok dagang yang dilakukan para pedagang daging sapi di Jabodetabek selama tiga hari turut berdampak kepada para pelaku usaha makanan olahan.

Salah satunya Sudirman, 55 tahun, merupakan pedagang bakso keliling yang kerap kali mangkal di kawasan Jakarta Timur.

Sudirman yang baru kembali dari kampung mengaku sempat kebingungan menentukan jenis dagangan yang akan dijual. Pasalnya, sebagai pegadang bakso, ia biasa menggunakan daging sapi sebagai bahan utama adonannya.

Namun, karena pasokan daging sapi kosong akibat aksi mogok yang dilakukan para penjual, ia terpaksa beralih membuat bakso ayam.

Baca Juga: Oscar Darmawan Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Polda Metro Jaya Telusuri Akun Anonim

“Bakso ayam soalnya sapi lagi kosong, lagi mahal. Ini lagi demo-demoan ceritanya,” ujar Sudirman saat ditemi Poskota di Cakung, Kamis, 22 Januari 2026.

Sudirman mengetahui bahwa aksi mogok dagang ini akan berlangsung selama tiga hari. Padahal, ia mengaku baru saja berjualan kembali setelah sebelumnya pulang kampung.

Meski beralih ke bakso ayam, Sudirman tetap mencoba berjualan seperti biasa. Ia mengungkapkan, penjualan tidak turun drastis meskipun kualitas sajian sedikit berubah. 

“Kalau pakai ayam enggak ada tetelan, enggak ada tulang. Jadi cuma pakai mie kuning bihun sama sayur, ini juga ada tambahan tahu coklat,” ucap Sudirmanp.

Baca Juga: Sebuah Gedung Tempat Tinggal Pekerja Bangunan di Cimanggis Depok Ludes Terbakar

Di tengah kondisi sulit, Sudirman memilih tetap melayani pembeli apa adanya. Ia tidak menolak meski ada pelanggan yang hanya membeli dengan uang Rp5.000 atau Rp10.000. 


Berita Terkait


News Update