POSKOTA.CO.ID - Harapan untuk segera menerima bantuan sosial (bansos) pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), kembali tertunda bagi ribuan keluarga.
Padahal, bantuan tersebut sangat dinantikan untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga. Kenyataannya, dana bansos yang dijadwalkan belum juga mengisi rekening para penerima.
Kondisi ini menimbulkan gelombang kebingungan dan tanya di masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Merespons hal ini, banyak penerima pun mulai bersikap proaktif. Mereka tidak hanya menunggu, tetapi aktif mencari tahu akar permasalahan dan langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk memastikan status mereka tetap tercatat sebagai penerima yang berhak.
Baca Juga: Bansos 2026 Tahap 1 Belum Cair? Cek Perkiraan Waktu Pencairan Bantuan PKH dan BPNT
Mengapa Bansos Tak Kunjung Cair?
Berdasarkan analisis dari laman iuwashtangguh.or.id, terdapat empat faktor utama yang menyebabkan penyaluran bansos terhambat:
Data Tidak Terupdate dalam Sistem Nasional
Banyak calon penerima belum tercatat di basis data Kementerian Sosial (Kemensos). Penyebabnya adalah belum selesainya pembaruan data dari tingkat desa hingga pusat, sehingga nama penerima potensial tidak muncul dalam sistem.
Ketidaksesuaian Data Kependudukan
Meski layak, beberapa warga justru terhalang akibat Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau data di administrasi kependudukan tidak sinkron dengan catatan Kemensos. Ketidakcocokan ini bisa memblokir penyaluran meski nama tercatat secara manual.
Gangguan Teknis pada Rekening atau Kartu
Kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang rusak atau tidak aktif menjadi penghalang umum. Jika alat penyalur tidak berfungsi, dana akan tertahan di sistem bank penyalur.
Proses Verifikasi yang Belum Tuntas
Pendaftaran yang sudah dilakukan belum diikuti dengan verifikasi lengkap di tingkat desa atau kelurahan. Akibatnya, proses administrasi tertunda hingga verifikasi rampung.
Baca Juga: Kapan Bansos Tahap 1 2026 Cair? Simak 4 Kriteria Penentu dan Update Terkini SIKS-NG
Cara Mengamankan Status Penerima Bansos
Meski ada hambatan, penerima bansos dapat mengambil langkah proaktif untuk memastikan bantuan tetap mengalir. Berikut solusi yang bisa diterapkan:
Verifikasi Status secara Daring
Gunakan portal resmi Kemensos untuk mengecek status penerima. Cara:
- Akses cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah sesuai KTP.
- Ketik nama lengkap sesuai dokumen resmi.
- Klik pencarian. Jika status “belum cair” atau “dalam verifikasi”, artinya data masih tercatat dan tinggal menunggu jadwal penyaluran.
Perbarui Data di Disdukcapil dan Dinas Sosial
Jika status dinyatakan tidak valid atau tidak terdaftar:
- Kunjungi kantor Disdukcapil dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga asli untuk pembaruan data.
- Ajukan sanggahan atau usulan baru ke Dinas Sosial setempat agar data dimasukkan ke sistem bansos.
Baca Juga: Jelang Ramadan 2026 Ini Daftar Bansos yang Diprediksi Cair Awal Februari
Manfaatkan Pendamping PKH dan Adukan ke Petugas Desa
Pendamping PKH di wilayah dapat membantu mengecek status dalam sistem pemerintah. Mereka juga mampu memberikan arahan administratif jika ada masalah teknis seperti kartu rusak atau proses verifikasi yang tersendat.
Ketepatan data dan keaktifan penerima dalam memantau status menjadi kunci utama kelancaran bansos. Dengan langkah-langkah di atas, peluang untuk tetap tercatat sebagai penerima dan menikmati bantuan sosial akan lebih terbuka.
Pastikan data kependudukan selalu mutakhir, dan segera lakukan pembaruan jika terjadi perubahan informasi. Bantuan sosial diharapkan bisa tepat sasaran dan tepat waktu, meringankan beban keluarga yang membutuhkan.
