PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Banjir kembali melanda Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, setelah banjir pertama surut beberapa hari lalu.
Sebelumnya, banjir setinggi 1 hingga 2 meter melanda Desa Idaman selama kurang lebih satu pekan.
Akibat curah hujan tinggi, desa tersebut kembali dilanda banjir. Bahkan sampai seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terpaksa harus dievakuasi menggunakan perahu ke rumah bidan desa (bides) di wilayah tersebut.
"Ibu yang hendak melahirkan itu mau dibawa ke rumah bidan menggunakan perahu. Jarak tempuhnya kurang lebih 2 kilometer dari Kampung Tongkol ke Kampung Karangtengah," kata Kepala Desa Idaman, Ilman pada Kamis, 22 Januari 2026.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Jalan Sulit Diakses Mobil
Evakuasi warga yang hendak melakukan persalinan dari rumah pasien ke bides itu tidak bisa menggunakan kendaraan roda empat. Karena akses jalannya terendam banjir.
Ilman mengaku, ibu hamil yang hendak melahirkan tersebut bernama Saminah warga Kampung Tongkol, Desa Idaman.
"Nggak bisa pakai mobil, karena jalannya terendam banjir. Akhirnya harus pakai perahu," katanya.
"Alhamdulillah selama di perjalanan proses evakuasi menggunakan perahu, berjalan lancar hingga tiba di rumah bidan yang akan menangani pasien ibu hamil itu," sambungnya.
Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya
Ilman mengaku, Desa Idaman kembali dilanda banjir akibat Sungai Cilemer meluap, yang dipicu oleh curah hujan tinggi.
