“Saya sekalian antar jemput anak sekolah dan les, saya juga sering kerja di mobil. Jadi penggunaan space-nya saya gunakan di depan itu ada laptop, ada alat pribadi saya, dan di antara kursi passenger depan dan driver seat itu saya juga taruh tumbler,” jelas Safira.
Tak hanya soal ruang, kenyamanan juga diperkuat lewat electric sliding door, electric captain seat dengan ventilated seat, serta sentuhan interior Walnut Brown dan Carbon Black yang dipadukan material soft touch.
Meski berukuran besar, Darion EV tetap memberikan rasa percaya diri saat dikemudikan. Lucky menyebut karakter handling mobil ini terasa stabil dan mudah dikendalikan.
Baca Juga: Kecil tapi Krusial, Ini Penyebab Saklar Motor Sering Bermasalah
“Untuk handling-nya saya merasa sangat nyaman mengendalikan Darion ini, meskipun memiliki dimensi yang cukup besar,” katanya.
Dari sisi efisiensi, Darion EV dibekali Magic Battery Pro dengan jarak tempuh hingga 540 kilometer berdasarkan standar CLTC, motor penggerak bertenaga 150 kW, serta dukungan DC fast charging CCS2. Safira pun membagikan pengalamannya terkait konsumsi energi harian.
“Untuk konsumsi hariannya kita hitung-hitung sekitar 9 kWh kurang lebih per hari dengan mobilitas saya antar-jemput anak. Dan untuk daya energinya jujur kita sangat melebihi ekspektasi karena dibandingkan mobil sebelumnya, penghematannya bisa lebih dari 100 persen,” ujarnya.
Sebagai penutup, keduanya sepakat bahwa Darion EV memberikan nilai lebih bagi keluarga.
“Mobil ini membawa kita bepergian dengan rasa tenang, nyaman, dan yang paling kita sukai itu efisien sekali untuk aktivitas harian kami,” tutup Safira, disambung Lucky, “Thank you, Darion.”
