JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan, harga pangan stabil di tengah cuaca ekstrem.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, sejumlah bahan pokok terpantau lebih murah, tetapi beberapa di antaranya sedikit bertambah mahal.
“Berdasarkan pemantauan harga pangan antar bulan sampai dengan pertengahan Januari 2026, kenaikan harga tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 5,43 persen menjadi Rp72.624 per kg, kemudian tepung terigu dan bawang putih juga mengalami kenaikan,” kata Hasudungan kepada Poskota, Rabu, 21 Januari 2026.
Tambah Pasokan Cabai Merah Keriting
Pada akhir Desember 2025, Perumda Pasar Jaya bersama Kementerian Pertanian menyalurkan 1,4 ton cabai merah keriting dari Aceh.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
"Cabai tersebut akan disalurkan melalui kegiatan pangan murah Perumda Pasar Jaya di Pasar Senen Blok III dan gerai-gerai Perumda Pasar Jaya lainnya. Harga jual cabai merah keriting dari wilayah Aceh tersebut adalah Rp40.000/kg (di bawah harga pasar)," katanya.
Ia merinci, harga cabai rawit hijau naik sebesar Rp3.739 per kg, tepung terigu naik Rp70 per kg menjadi Rp11.467, dan bawang putih naik Rp237 per kg menjadi Rp41.739. Sementara itu, beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan harga cukup tajam.
“Penurunan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting yang turun 24,73 persen menjadi Rp50.602 per kg, disusul cabai rawit merah dan cabai merah besar yang juga turun lebih dari 20 persen,” ucap Hasudungan.
Langkah Stabilkan Harga Pangan
Hasudungan mengatakan, langkah utama dalam menjaga kestabilan harga adalah memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga serta kelancaran distribusi pangan tidak terganggu meski cuaca ekstrem masih berlanjut.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Pandeglang Salurkan Bantuan Sembako dan Air Bersih untuk Korban Banjir Patia
"Langkah utama dalam menjaga kestabilan harga adalah memastikan serta menjaga ketersediaan pangan dan kelancaran distribusi pangan," ujarnya.
Operasi pasar murah juga menjadi upaya menstabilkan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Secara rutin setiap hari kerja, Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD Pangan (PT. Food Station, Perumda Dharma Jaya dan Perumda Dharma Jaya) melakukan pangan keliling di kantor Balaikota/Wali kota/Kecamatan/Kelurahan, Rusun dan RPTRA," ujar dia.
Hasudungan menjelaskan, urban farming tanaman cepat panen dan bernilai ekonomis didorong untuk terus dilakukan sebagai Langkah menjaga harga pangan.
"Untuk menstabilkan harga sayuran dengan melaksanakan kegiatan pertanian perkotaan dengan budidaya tanaman cepat panen dan bernilai ekonomis," ujarnya.
Ia menyebut, jenis bahan pangan yang disediakan antara lain beras, daging ayam, daging sapi, dan telur ayam dengan harga eceran hingga lebih murah.
Baca Juga: Link Antrean KJP Pasar Jaya 8 Januari 2026, Bisa Beli Sembako Murah
"Direncanakan kegiatan ini akan berlangsung sepanjang tahun 2026 Jenis bahan pangan yang tersedia antara lain: beras, daging ayam, daging sapi, telur ayam dll dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan dibawah harga pasar," ucap dia.
Dalam menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem berlanjut, Hasudungan mengatakan, KPKP telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
“Upaya kami antara lain melakukan monitoring ketersediaan dan harga pangan dilokasi distribusi pangan sebagai bentuk early warning system, memastikan kondisi pergudangan dan akses pangan tidak terganggu secara signifikan," kata dia.
"Serta koordinasi dengan pemerintah Pusat (Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan Polri dan Perum BULOG)," Sambungnya.
Baca Juga: Alumni Secapa Polri 1999 Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera
Ia juga menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap menjalankan program Pangan Subsidi bagi masyarakat tertentu yang telah berlangsung sejak 2016.
"Program ini telah berjalan dari tahun 2016-sekarang. Harga beli Masyarakat untuk keseluruhan paket tersebut adalah Rp126.000 dengan rincian, beras dengan harga Rp30.000/5 kg, telur ayam dengan harga Rp10.000/tray isi 15 butir, Daging ayam 0,9-1 kg dengan harga Rp8.000, daging sapi Rp35.000, ikan kembung dengan harga Rp13.000, dan satu dus susu isi 24 dengan harga Rp30.000," ucap dia. (cr-4)