POSKOTA.CO.ID - Isu pengangkatan besar-besaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik.
Disebut-sebut, sebanyak 32.000 pegawai akan resmi dilantik pada Februari 2026.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan resmi terkait proses dan tahapan rekrutmen PPPK yang sedang berjalan.
Rekrutmen PPPK Tahap Pertama Sudah Berjalan
Dadan mengungkapkan bahwa BGN telah melaksanakan rekrutmen PPPK tahap pertama dengan total 2.080 formasi.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Untuk peserta yang lolos pada tahap ini, pengangkatan sebagai PPPK telah ditetapkan terhitung mulai 1 Juli 2025.
Tahap awal ini menjadi fondasi penguatan sumber daya manusia BGN dalam mendukung program strategis nasional di bidang gizi.
Seleksi Tahap Kedua Capai 32.000 Peserta

Lebih lanjut, Dadan menyebut seleksi PPPK tahap kedua juga telah selesai dilaksanakan dengan jumlah peserta mencapai 32.000 orang.
“Pada tahap kedua, kami sudah melakukan seleksi terhadap sekitar 32.000 calon PPPK,” ujar Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Dikutip Rabu, 21 Januari 2026.
Rincian Formasi PPPK BGN Tahap 2
Dari total 32.000 formasi tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk posisi strategis, antara lain:
- 31.250 formasi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berasal dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
- 750 formasi untuk jabatan akuntan
- 375 formasi untuk tenaga gizi
Baca Juga: Isu Mati Listrik 7 Hari Ramai Dibahas, Masyarakat Perlu Tahu Langkah Berikut Ini!
