Pemkab Tangerang Bantu Administrasi Pilot Korban Pesawat ATR 42-500

Selasa 20 Jan 2026, 14:55 WIB
Ilustrasi. Pilot ATR 42-500 belum ditemukan sejak pesawat hilang kontak. (Sumber: Freepik/@dcstudio)

Ilustrasi. Pilot ATR 42-500 belum ditemukan sejak pesawat hilang kontak. (Sumber: Freepik/@dcstudio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan membantu kepengurusan administrasi Captain Andy Dahananto yang bertempat tinggal di Perumahan PWS, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa.

Andy menjadi korban dalam tragedi hilangnya pesawat Air Transport Indonesia (ATR) 42-500 di wilayah Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, pihaknya akan membantu segala urusan administrasi dan keperluan keluarga dari Capt Andy Dahananto.

"Nanti bila ada kebutuhan soal administrasi dan sebagainya kami siap membantu, tinggal koordinasi dengan Pemda Tangerang," kata Intan, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Punya Istri Berapa dan Siapa Saja Anaknya? Ini Profil Keluarga Muzakir Manaf yang Diduga Nikah Lagi di Malaysia

Intan berharap, nasib Andy segera terkuak supaya keluarga bisa tenang.

"Kita doakan saja semoga proses pencarian dan evakuasi para korban pesawat berjalan lancar. Mengingat cuaca di sana (Sulawesi Utara) juga sedang kurang bagus," ujarnya.

Istri dan salah seorang anak sang pilot diberangkatkan ke Sulawesi Utara untuk melakukan tes DNA, Senin, 19 Januari 2026.

Korban Dermawan di Mata Tetangga

Andy, istri, dan kedua putranya tinggal di Perum PWS Blok AI 36 Nomor 27, RT 06/RW 03, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

"Orangnya baik, ramah juga. Dermawan kalau ada kegiatan sosial suka ikut partisipasi dari dulu," kata Ketua RT 06, Frans, Senin, 19 Januari 2026.

Saat kabar Andy merupakan korban tragedi kecelakaan pesawat ATR 42-500, Frans terkejut.

"Saya dikabarin Sabtu sore. Katanya Pak Andy jadi korban pesawat hilang," tuturya.


Berita Terkait


News Update