Untuk pilihan mesin, versi bensin dibekali mesin 1.5 turbo yang menghasilkan tenaga 174 dk dan torsi 290 Nm, dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan atau CVT.
Sementara varian PHEV mengombinasikan mesin 1.5 liter dengan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 dk dan torsi 130 Nm, sedangkan motor listriknya menyumbang tenaga 194 dk dengan torsi 230 Nm.
Dalam mode listrik murni, jarak tempuhnya mencapai 125 km, dan jika dikombinasikan dengan mesin bensin bisa mencapai 1.100 km.
Baca Juga: Yamaha Hadirkan Warna dan Grafis Baru untuk Lexi LX 155, Segini Harganya
Untuk versi BEV, Wuling Starlight 560 mengandalkan motor listrik bertenaga 134 dk dan torsi 200 Nm. Baterai LFP tersedia dalam pilihan kapasitas 54,5 kWh dan 56,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 500 km.
Mobil ini juga mendukung teknologi pengisian cepat 2C, yang memungkinkan pengisian dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Di pasar China, harga Wuling Starlight 560 dibanderol mulai 62.800 yuan hingga 98.800 yuan, atau setara sekitar Rp 150 juta sampai Rp 239 juta.
Jika benar masuk Indonesia, SUV ini berpotensi mengisi segmen menengah dengan berbagai pilihan teknologi penggerak.
