"Jual langsung ke klien cash bases, enggak bayar PPN, saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat, ada baja, ada perusahaan bangunan tadi," ucap Purbaya.
Baca Juga: BLT Kesra 2026 Apakah Masih Ada? Ini Cara Cek Penerima Bansos
Purbaya mengatakan modus perusahaan China tersebut, yakni dengan membeli KTP untuk para pegawai sehingga bisa terhindar dari kewajiban membayar pajak.
"Ada perusahaan baja China operasi di sini lho. Nama-namanya mungkin mereka beli KTP, tapi dia nggak bayar PPN. Tadinya mau digerebek, tapi nanti kita lihat dengan saat yang tepat," jelas Purbaya.
Hal ini diketahui karena sejumlah pegawai, termasuk si pemilik perusahaan tidak bisa berbahasa Indonesia.
