JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyebut pengendalian penggunaan air tanah harus benar-benar dilakukan.
TIndakan ini diperlukan sebagai langkah utama dalam menekan fenomena penurunan permukaan tanah di wilayah Jakarta.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menyampaikan bahwa penggunaan air tanah masih menjadi salah satu penyebab utama turunnya permukaan tanah di Jakarta, khususnya di wilayah pesisir.
Baca Juga: Mobil Truk Curian asal Cakung Terparkir di Wilayah Bogor, Polisi Kembalikan ke Pemilik
“Selama air tanah terus digunakan, permukaan tanah akan makin turun dan upaya penanganan tidak akan sebanding,” ujar Khoiruddin kepada awak media, Kamis, 15 Januari 2025.
Atas dasar itu, Khoiruddin mendorong percepatan migrasi warga ke penggunaan air perpipaan agar tekanan terhadap tanah dapat berkurang secara signifikan.
Selain itu, langkah ini diharapkan juga bisa mengurangi risiko banjir yang seringkali masih menjadi masalah utama di wilayah DKI Jakarta.
“Air perpipaan harus menjadi pilihan utama untuk menekan risiko penurunan muka tanah dan banjir,” ucap Khoirudin.
Baca Juga: Badan Geologi Ungkap Penurunan Tanah Jakarta Capai 5,76 Sentimeter per Tahun
Langkah-langkah lainnya disebut Khoiruddin, juga bakal dilakukan melalui kebijakan terkait infrastruktur pengendalian banjir.
Salah satunya seperti penguatan tanggul, harus berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi air.
