POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta mulai bergerak serius di bursa transfer Januari 2026 seiring dimulainya putaran kedua Liga 1, Super League 2025/2026.
Persaingan papan atas yang semakin ketat membuat Macan Kemayoran tak ingin kehilangan momentum dalam perburuan gelar juara.
Hingga pekan ke-17, Persija Jakarta masih bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Tim ibu kota hanya berjarak tiga angka dari Persib Bandung yang memimpin klasemen, sebuah situasi yang membuat peluang juara masih terbuka lebar.
Kondisi tersebut menjadikan bursa transfer paruh musim sebagai fase krusial bagi Persija. Tambahan pemain baru dinilai penting untuk menjaga konsistensi performa hingga akhir kompetisi.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Ini Daftar 4 Pemain Incaran Persija untuk Paruh Kedua 2025/2026
Persija Jakarta Butuh Kedalaman Skuad di Putaran Kedua
Di bawah komando pelatih Mauricio Souza, Persija dituntut tampil lebih stabil dan efektif pada paruh kedua musim. Jadwal pertandingan yang padat, potensi cedera pemain, serta kebutuhan rotasi membuat manajemen klub harus aktif memperdalam skuad.
Langkah agresif di bursa transfer Persija Jakarta Januari 2026 bukan hanya untuk menambal kekurangan, tetapi juga meningkatkan kualitas persaingan internal di setiap lini.
Baca Juga: Update Klasemen Super League 2025 Hari Ini: Persib Kunci Peringkat Kedua Usai Salip Persija Jakarta
Lima Pemain Masuk Radar Persija Jakarta
Berdasarkan data dan rumor yang beredar, termasuk dari Transfermarkt, setidaknya ada lima nama yang dikaitkan dengan Persija Jakarta. Para pemain ini dianggap sesuai dengan kebutuhan tim dan berpotensi memberi dampak langsung dalam persaingan menuju tangga juara.
1. Ricky Kambuaya
Ricky Kambuaya menjadi salah satu nama yang cukup menarik perhatian. Gelandang serang berusia 29 tahun tersebut masih terikat kontrak bersama Dewa United dan dikenal sebagai motor permainan di lini tengah.
Dengan nilai pasar sekitar Rp5,65 miliar, Kambuaya memiliki mobilitas tinggi, agresivitas dalam duel, serta kemampuan membantu serangan dari lini kedua. Karakter permainannya dinilai sejalan dengan skema Mauricio Souza yang membutuhkan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
