Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo memastikan selama proses pembongkaran tiang monorel tidak dilakukan penutupan jalan.
Ia menyebutkan proses pembongkaran tiang monorel akan dilakukan secara perlahan.
"Jadi rekayasa lalu lintasnya adalah pertama tidak ada penutupan jalan. Dan karena pekerjaannya itu pada malam hari, dan sesuai rencana bahwa nantinya akan ada pemotongan tiang, itu rencana satu tiang satu malam," kata Syafrin.
Menurutnya, nanti di sepanjang jalur Rasuna Said yang terdapat pembongkaran tiang monorel akan dilakukan rekayasa lalu lintas.
"Jadi misalnya di ruas ini yang akan ditutup, di ujung kami lakukan penutupan, kemudian di depan itu bukaan otomatis yang dari lajur cepat itu bisa masuk ke jalur lambat," katanya.
"Demikian seterusnya sampai dengan di Simpang Gatot Subroto nantinya," sambung Syafrin.
Syafrin menjelaskan pembongkaran tiang monorel akan mulai dilakukan pukul 23.00 WIB dan selesai pukul 05.00 WIB. Langkah itu dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
"Karena kepadatan lalu lintas di Jakarta itu bahkan sampai pukul 22.00 WIB, window time-nya itu dari pukul 23.00 sampai dengan pukul 05.00 WIB,” pungkasnya.
