Bansos Tahap 4 Masih Cair hingga Januari 2026, Tahap 1 Tahun 2026 Belum Mulai (Sumber: Facebook/@Khoirul Umam)

EKONOMI

Benarkah Bansos Tahap 4 Tak Cair Lagi? Ini Update Resmi Pencairan Bansos 2026 yang Perlu Diketahui

Rabu 14 Jan 2026, 19:35 WIB

POSKOTA.CO.ID - Pencairan bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian publik di awal tahun 2026. Pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah apakah bansos tahap 4 benar-benar sudah dihentikan dan kapan bansos tahap 1 tahun 2026 mulai disalurkan.

Informasi ini penting karena menyangkut kepastian bantuan bagi jutaan masyarakat yang bergantung pada program perlindungan sosial pemerintah.

Dalam sebuah pembaruan informasi yang disampaikan host Areon Agus pada 13 Januari 2026, dijelaskan bahwa hingga pertengahan Januari, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang menyebutkan penghentian total bansos tahap 4. Artinya, peluang pencairan susulan masih terbuka.

Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Tahun 2026 Tetap Berlanjut? Begini Skema Penyaluran dan Cara Cek Penerima

Update Terbaru Pencairan Bansos Tahap 4 PKH dan BPNT

Melansir dari channel Youtube @Ariawanagus, berdasarkan pengecekan terkini, pencairan bansos yang masih terpantau masuk pada awal Januari 2026 adalah Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMA sebesar Rp1,8 juta.

Bantuan ini sebenarnya sudah mulai disalurkan sejak Desember 2025, namun masih berlanjut hingga Januari 2026 bagi sebagian penerima.

Sementara itu, untuk bansos tahap 4 yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), proses pencairan belum sepenuhnya ditutup.

Areon Agus menegaskan bahwa hingga kini belum ada surat resmi dari Kemensos yang menyatakan bahwa bansos tahap 4 dihentikan.

“Kalau memang sudah ditutup, biasanya ada surat resmi dari Kemensos. Sampai hari ini, surat itu belum ada,” ujar Areon Agus dalam keterangannya.

Sejumlah sumber berita nasional juga mengonfirmasi bahwa pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 4 masih berjalan secara bertahap pada Januari 2026. Data pencairan tersebut menyesuaikan dengan status KPM di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Karena itu, tidak semua wilayah menerima bantuan secara serentak.

Kondisi ini menjelaskan mengapa masih ada KPM yang mendapati saldo bantuan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), meski jumlahnya tidak sebanyak pencairan pada bulan-bulan sebelumnya. Pemerintah menerapkan mekanisme penyaluran bertahap untuk menyesuaikan validasi data penerima.

Pentingnya Cek KKS dan Status SIKS-NG

Dalam situasi seperti ini, KPM disarankan untuk rutin melakukan pengecekan saldo KKS atau memantau status bantuan melalui pendamping sosial dan kanal resmi Kemensos. Langkah ini penting untuk memastikan apakah bantuan masih dalam proses pencairan atau menunggu penyesuaian data.

“Jangan hanya mengandalkan informasi dari satu sumber. Cek saldo secara berkala dan pastikan data Anda aktif di SIKS-NG,” kata Areon Agus.

Kemensos sendiri kerap mengingatkan bahwa keterlambatan pencairan bansos bisa terjadi karena proses pemadanan data, perubahan status ekonomi KPM, atau penyesuaian kebijakan anggaran.

Baca Juga: Benarkah KUR BRI Bebas Agunan? Simak Ketentuan Plafon dan Jenis Pinjamannya

Bansos Tahap 1 Tahun 2026: Belum Ada Tanda Pencairan

Selain tahap 4, perhatian masyarakat juga tertuju pada bansos tahap 1 tahun 2026. Namun hingga 13 Januari 2026, belum terlihat tanda-tanda pencairan di sistem. Areon Agus menyebut kondisi ini dengan istilah “belum ada hilal”, yang berarti belum ada indikasi awal pencairan.

“Untuk tahap 1 tahun 2026, sampai hari ini memang belum ada pergerakan di sistem. Jadi, teman-teman diminta bersabar,” ujarnya.

Secara historis, pencairan bansos tahap 1 biasanya dimulai pada akhir Januari atau awal Februari. Pola ini mengacu pada proses administrasi awal tahun, termasuk penetapan anggaran dan pemutakhiran data KPM. Oleh karena itu, keterlambatan di pertengahan Januari masih dianggap wajar.

Dalam penutup informasinya, Areon Agus mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila saldo bantuan belum masuk. Ia menekankan pentingnya mengikuti update dari sumber terpercaya dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

Pemerintah melalui Kemensos juga berulang kali menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan akuntabel. Informasi resmi biasanya disampaikan melalui situs Kemensos, media nasional, serta pendamping sosial di daerah.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bansos tahap 4 PKH dan BPNT masih berpotensi cair hingga Januari 2026 secara bertahap, sementara bansos tahap 1 tahun 2026 belum dimulai hingga pertengahan Januari. KPM diharapkan terus memantau status bantuan dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Tags:
KKS SIKS-NG pencairan bansos tahap 1 2026BPNT Januari 2026PKH Januari 2026bansos 2026bansos tahap 4

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor