PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Arus lalu lintas kendaraan di jalur Pagelaran-Patia di Kabupaten Pandeglang, Banten lumpuh total akibat terendam banjir.
Pantauan Poskota di lapangan, ketinggian air yang merendam akses jalan tersebut mencapai setinggi pinggang orang dewasa.
Warga atau pengendara yang hendak melintas di jalur tersebut, baik dari arah Patia menuju Pagelaran maupun sebaliknya, harus menggunakan perahu.
Di lokasi, tersedia perahu hak milik warga yang menjadi jasa pengangkut maupun perahu dari pihak pemerintah.
Camat Patia, Supratman mengungkapkan banjir yang melanda saat ini tidak hanya merendam permukiman warga, melainkan akses jalan pun terendam hingga mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total.
"Iya, arus lalu lintas di jalur Pagelaran-Patia lumpuh total. Karena sejak kemarin akses jalan itu sudah terendam," ungkapnya kepada Poskota pada Selasa, 13 Januari 2026.
Ia mengatakan selain jalur Pagelaran-Patia, beberapa akses jalan lain di Kecamatan Patia sudah banyak yang terendam. Karena hampir semua desa di Patia dilanda banjir.
"Di Kecamatan Patia hanya ada dua desa yang masih aman. Namun, sebagian besar desa lainnya terdampak," katanya.
Satu Desa Terisolir
Terpisah, Camat Pagelaran Asep menuturkan, di wilayahnya ada sebanyak tiga desa yang terdampak banjir. Selain merendam ratusan rumah warga, banyak akses jalan juga terputus.
"Seperti jalur Pagelaran-Bulagor. Akses jalan itu sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena ketinggian air mencapai 1 meter lebih," ujarnya.
Akibat akses jalan terendam, satu desa di Kecamatan Pagelaran terisolir, yakni Desa Bulagor.
"Masyarakat di Desa Bulagor sudah terisolir. Makanya saat ini secara perlahan warganya dievakuasi," tuturnya.
Baca Juga: Banjir Rendam Rumah, Warga di Pandeglang Pindah ke Pengungsian
Asep mengaku, warga terdampak banjir dari tiga desa itu ada yang sebagian sudah diungsikan dan masih ada juga yang bertahan di rumahnya masing-masing.
"Sebagian besar warga terdampak sudah mengungsi. Karena banjir yang melanda kian parah," pungkasnya.