POSKOTA.CO.ID - Media sosial kembali diramaikan oleh narasi tak lazim yang menyita perhatian publik. Kali ini, sebuah akun Threads bernama Smanunggu menjadi perbincangan luas setelah mengklaim dirinya sebagai penjelajah waktu dari tahun 1035 Masehi yang terdampar di era modern sejak 2006.
Cerita tersebut disampaikan melalui utas panjang dengan detail historis, unsur mistis, dan alur kronologis yang rapi, sehingga memantik rasa penasaran warganet lintas platform.
Hal ini tidak hanya menunjukkan cepatnya arus viral di media sosial, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah narasi personal dapat membentuk diskusi publik secara masif, meskipun kebenarannya belum terverifikasi.
Awal Mula Akun Smanunggu Viral di Threads
Melansir dari Instagram @skrinsit, kisah Akun Smanunggu mulai ramai dibicarakan setelah pemiliknya mengunggah utas pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam unggahan tersebut, ia memperkenalkan diri sebagai Manunggu, rakyat jelata dari Keraton Sarpasari yang dipimpin oleh Sri Madhukara V pada abad ke-11.
Manunggu mengaku mengalami peristiwa ganjil saat menjalankan misi bersama dua rekannya, Gaba dan Suwari. Ketiganya disebut tengah mencari benda sakral bernama Pasak Gaib di kawasan Alas Pawitra. Pencarian itulah yang, menurut klaimnya, menjadi awal mula pergeseran waktu yang ia alami.
Narasi ini langsung memantik diskusi karena memadukan unsur sejarah Jawa kuno, spiritualitas, dan konsep perjalanan lintas waktu yang selama ini lebih dikenal dalam karya fiksi ilmiah.
Insiden Ular Berkepala Dua dan Shunya Mandala
Dalam utas lanjutan, Manunggu menceritakan bahwa pencarian Pasak Gaib berujung tragedi. Ia menyebut kemunculan ular berkepala dua yang melilit tubuh mereka sesaat setelah benda sakral tersebut ditemukan.
Ia menggambarkan kondisi fisiknya seolah melebur dan tersedot ke dimensi yang ia sebut Shunya Mandala.
“Tubuhku terasa hancur, lalu sunyi. Aku tidak tahu berapa lama berada di ruang tanpa waktu itu,” tulis Akun Smanunggu dalam unggahannya di Threads dikutip Selasa, 13 Januari 2026.
