Kasus ini mulai menjadi sorotan luas setelah akun Instagram @skyholic888 mengunggah informasi terkait adanya laporan polisi tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pelapor berasal dari kalangan anggota Akademi Crypto, sebuah komunitas edukasi dan investasi kripto yang didirikan oleh Timothy Ronald bersama Kalimasada.
Unggahan tersebut menuding adanya ajakan kepada anggota komunitas untuk menanamkan modal pada sejumlah aset kripto tertentu.
Investasi itu disebut dipromosikan secara masif dengan janji keuntungan besar, namun diduga tidak dikelola sesuai dengan yang disampaikan kepada anggota.
Akun tersebut juga mengklaim jumlah korban mencapai sekitar 3.500 orang dengan nilai kerugian ditaksir lebih dari Rp200 miliar.
Klaim ini menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik guna memastikan kebenaran jumlah korban maupun total kerugian yang dilaporkan.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, publik turut mempertanyakan besaran harta kekayaan Timothy Ronald. Lantas, berapa total kekayaannya?
Harta Kekayaan Timothy Ronald Berapa?
Hingga kini, tidak ada angka resmi yang merinci total kekayaannya. Namun, sejumlah sumber menilai pundi-pundi kekayaan Timothy berasal dari berbagai lini usaha dan investasi.
Timothy dikenal aktif di dunia pasar modal, kripto, bisnis digital, serta memiliki penghasilan dari media sosial dan kelas edukasi keuangan.
Dalam berbagai kesempatan, Timothy Ronald mengklaim berhasil meraih Rp1 miliar pertama pada usia 19 hingga 20 tahun.
Keberhasilan itu disebut berasal dari strategi investasi yang telah ia tekuni sejak remaja.
