POSKOTA.CO.ID - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat tahun 2025 terpantau masih terus berlangsung hingga hari ini, Senin, 12 Januari 2026.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima saldo bansos sebesar Rp600.000 yang masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara bertahap.
Dikutip dari kanal YouTube BUNGKAS WAE, pada Senin, 12 Januari 2026, terpantau adanya saldo BPNT Rp600.000 yang kembali masuk ke KKS Merah Putih di sejumlah wilayah.
Laporan tersebut berasal dari pantauan langsung KPM dan informasi lapangan yang menunjukkan bahwa pencairan masih terus berjalan.
Sejumlah daerah melaporkan saldo bantuan telah masuk ke rekening KKS melalui bank penyalur milik negara, seperti Bank BNI dan Bank BRI, serta beberapa bank daerah tertentu.
Kondisi tersebut menandakan bahwa, penyaluran bansos tahap keempat susulan belum berhenti dan masih dalam proses distribusi.
Pemerintah sendiri menyalurkan BPNT secara bertahap guna memastikan ketepatan sasaran dan kelancaran distribusi.
Oleh karena itu, KPM yang belum menerima bantuan diimbau tetap tenang dan tidak panik.
KPM disarankan rutin memantau saldo rekening KKS masing-masing melalui mesin ATM, agen bank, maupun dengan berkonsultasi kepada pendamping sosial di wilayah setempat agar tidak tertinggal informasi pencairan.
Lantas, wilayah mana saja yang berhasil cair saldo BPNT senilai Rp600.000 hari ini? Cek ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Cek Penerima Bansos 2026: Begini Cara Lihat Apakah Anda Termasuk Desil 1, 2, 3, atau 4
Daftar Wilayah yang Terpantau Menerima BPNT Tahap 4
Berdasarkan pantauan terbaru, berikut beberapa wilayah yang dilaporkan telah menerima pencairan BPNT Tahap 4 2025.
1. Karawang, Jawa Barat
Kabupaten Karawang menjadi salah satu wilayah yang terpantau menerima pencairan BPNT tahap 4.
KPM pengguna KKS Bank BNI di wilayah ini dilaporkan baru menyusul menerima saldo bantuan sebesar Rp600.000.
Pencairan ini menjadi kabar baik bagi KPM Karawang yang sebelumnya belum menerima bantuan pada tahap awal.
Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sesuai ketentuan program BPNT.
2. Sumatera Utara
Selain Karawang, pencairan juga terpantau terjadi di Provinsi Sumatera Utara.
Sejumlah KPM dengan KKS Bank BNI dilaporkan telah menerima saldo bantuan BPNT sebesar Rp600.000.
Masuknya saldo ini menunjukkan bahwa proses distribusi masih terus berlangsung dan menyasar wilayah-wilayah yang sebelumnya belum menerima pencairan bansos.
3. Sulawesi Selatan
Dari wilayah Sulawesi Selatan, pencairan BPNT terpantau masuk untuk kategori validasi lansia.
KPM dalam kategori ini menerima bantuan senilai Rp600.000 setelah data kepesertaan dinyatakan valid dan aktif dalam sistem bantuan sosial nasional.
Selain itu, Bank BRI dilaporkan mulai menyusul melakukan pencairan BPNT tahap keempat sejak 8 Januari 2026 dengan nominal yang sama.
Baca Juga: Bansos PKH Januari 2026 Dicairkan ke Rekening Segera, Cek Daftar Penerimanya Via Online di Sini
Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT
Bagi KPM yang ingin memastikan status kepesertaan, Kementerian Sosial menyediakan layanan pengecekan resmi melalui laman daring. Berikut langkah-langkahnya.
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode verifikasi yang muncul
- Klik tombol Cari Data
Hasil pencarian akan menampilkan status kepesertaan bansos BPNT Tahap 4 2025 yang cair pada Januari 2026.
Jika nama terdaftar sebagai penerima, KPM hanya perlu menunggu pencairan sesuai jadwal daerah masing-masing.
Baca Juga: Cara Daftar KKS jadi Penerima Bansos Pakai HP, Cek Syarat dan Mekanismenya
Cara Tarik Saldo BPNT dari KKS
Setelah saldo masuk, KPM dapat mencairkan bantuan BPNT melalui dua cara berikut.
1. Penarikan Melalui Mesin ATM
Penarikan saldo bansos melalui ATM dinilai sebagai cara paling praktis dan mandiri.
KPM cukup mendatangi ATM bank penyalur dengan membawa kartu KKS Merah Putih, memasukkan PIN, memilih menu penarikan tunai, menentukan nominal, lalu mengambil uang dan kartu.
2. Penarikan Melalui Agen Bank
Bagi KPM yang tidak memiliki akses ke ATM, penarikan dapat dilakukan melalui agen bank resmi.
KPM cukup membawa kartu KKS dan identitas diri, lalu mengikuti prosedur verifikasi hingga dana tunai diserahkan oleh petugas.
Dalam hal ini, KPM diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN dan hanya mencairkan bansos BPNT di lokasi resmi guna menghindari risiko penipuan.