JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemprov Jakarta mempersiapkan sembilan waduk atau embung baru yang tersebar di berbagai wilayah sebagai langkah mengatasi banjir.
Hal itu diungkaopkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meresmikan waduk Cilangkap pada Senin, 12 Januari 2026.
"Ini memang menjadi bagian yang kami persiapkan. Jadi kalau lima (waduk) di Jakarta Timur, dua (waduk) di (Jakarta) Selatan, di (Jakarta) Barat dua (waduk). Berarti 9 (waduk) . Ini mudah-mudahansecara signifikan menjadi daya tampung untuk proses mengurangi banjir di Jakarta," kata Pramono kepada wartawan.
Baca Juga: Direlokasi dari TPU Kebon Nanas, Warga Akui Tinggal di Rusun Lebih Nyaman
Menurut Pramono, keberadaan waduk-waduk ini terbukti efektif mengatasi genangan air secara langsung di area padat penduduk.
Ia mencontohkan wilayah sekitar Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang sebelumnya sempat tergenang saat hujan deras, kini bebas banjir.
"Dulu kalau hujan seperti ini pasti genangannya di mana-mana. Sekarang dengan kapasitas Waduk Batu Licin yang 92.000 (meter kubik), kedalamannya 6 meter, kemudian juga digunakan ada jogging track, ada lapangan basket, mushola dan sebagainya,” ujar Pramono.
Baca Juga: Banjir Kepung Jakarta Akibat Hujan Deras, Pramono: Penangan Tidak Bisa Bersifat Sporadis
Menurutnya, pembangunan waduk ini juga nantinya akan berdampak secara positif bagi masyarakat, terlebih di kawasan padat penduduk.
“ini berdampak sangat positif bagi masyarakat. Apalagi ini di tempat yang padat penduduk," katnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa selain pembangunan sembilan waduk, pihaknya juga akan melakukan normalisasi sejumlah kali.
Diantaranya ada tiga kali yang akan menjadi fokus program utama normalisasi, yakni Kali Sunter, Kali Ciliwung, dan Kali Krukut.
Baca Juga: Separuh Ruas Jalan Daan Mogot Arah Jakarta Tergenang, Arus Lalu Lintas Terpantau Macet
"Dan kalau itu bisa dilakukan, saya yakin dengan jumlah pompa yang kita miliki, beberapa hari ini sebenarnya curah hujan juga cukup tinggi dan juga ada rob, tetapi saya secara khusus juga berterima kasih kepada jajaran Sumber Daya Air yang terus mengantisipasi," kata dia.
"Alhamdulillah sampai hari ini, kalau toh ada genangan, satu jam, satu setengah jam genangan itu bisa kita pompa dan kita turunkan," tambah Pramono. (pan)
