JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kinerja ekspor sepeda motor rakitan Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Tekanan ini terlihat pada pengiriman sepeda motor dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) ke pasar global.
Berdasarkan data resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total ekspor motor CBU sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 544.133 unit. Angka tersebut turun dari capaian tahun 2024 yang tercatat 572.506 unit.
Secara tahunan (year on year/yoy), ekspor motor CBU Indonesia mengalami penurunan 4,95 persen, atau berkurang sekitar 28.373 unit.
Baca Juga: Suzuki e-Access Dijual Rp35 Jutaan, Segini Spesifikasi dan Jarak Tempuhnya
Masih di Atas 2023, Namun Jauh dari Level Pra-2022

Meski melemah, capaian ekspor motor CBU 2025 masih sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang membukukan 570.004 unit. Namun, secara tren jangka panjang, performa ekspor belum sepenuhnya pulih jika dibandingkan periode sebelum 2022.
Sebagai catatan, ekspor motor CBU Indonesia sempat menembus angka lebih dari 700.000 unit per tahun, terutama pada periode 2020–2021. Setelah itu, tren ekspor menunjukkan penurunan bertahap hingga berada di level saat ini.
Pelemahan ekspor motor CBU juga tercermin pada kinerja bulanan, khususnya di penghujung 2025. Pada Desember 2025, ekspor motor CBU tercatat 41.541 unit.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan November 2025 yang mencapai 43.426 unit. Secara bulanan (month to month/mtm), ekspor CBU Desember 2025 turun sekitar 4,34 persen, atau berkurang 1.885 unit.
Baca Juga: QJRiders Chapter Jakarta Dideklarasikan, Jadi Wadah Kebersamaan Pengguna
Penurunan semakin tajam jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Desember 2024, ekspor motor CBU Indonesia masih berada di level 55.537 unit. Artinya, secara year on year, ekspor Desember 2025 anjlok sekitar 25,2 persen, dengan selisih hampir 14.000 unit.
