Menanggapi permintaan tersebut, Dearly Djoshua menyatakan kesediaannya untuk menghapus foto-foto yang dipersoalkan. Namun, ia menyampaikan keberatan atas cara Ari Lasso menyampaikan tuntutan, yang menurutnya bersifat menyudutkan dan menyerang secara verbal.
Baca Juga: Link Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Gratis, Ungkap Sosok Bobby yang Diduga Roby Tremoti
“Baik, saya akan hapus, tapi nanti jangan diputar lagi bilang saya cewek tua, bego, goblok, norak, suka bolak balik hapus dan timbulin foto ya,” ujar Dearly Djoshua.
Dearly mengungkapkan bahwa selama menjalin komunikasi pasca putus, ia merasa kerap berada dalam posisi yang tidak konsisten. Ia bahkan mengklaim memiliki bukti percakapan WhatsApp yang menunjukkan permintaan Ari Lasso untuk menghapus foto, lalu kembali mengunggahnya saat hubungan mereka membaik.
Dalam pernyataan panjangnya, Dearly Djoshua menuturkan bahwa selama ini ia berusaha memenuhi berbagai permintaan Ari Lasso, termasuk dalam hal pembuatan konten media sosial hingga larut malam.
“Kayaknya semua apa yang kamu mau saya selalu turuti,” katanya.
Dearly mengaku pernah menyelesaikan proses pengeditan konten hingga pukul 02.00 dini hari atas permintaan Ari Lasso. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memilih diam dalam berbagai situasi demi menjaga anak-anak agar tidak terseret ke dalam konflik publik.
Namun, sikap diam tersebut, menurut Dearly, justru berdampak pada kondisi mentalnya sebagai seorang perempuan. Ia menyesalkan gaya komunikasi Ari Lasso yang dianggap menyerang secara personal.
“Tolong yang damai-damai saja ya, nggak usahlah pakai gaya menyerang mental perempuan, kayak preman pasar. Kalau kamu merasa masih ada masalah sama saya yang belum selesai, mari kita bicarakan baik-baik secara dewasa,” tegas Dearly Djoshua.
