6 Kecamatan di Pandeglang Kembali Dikepung Banjir

Senin 12 Jan 2026, 13:49 WIB
Kondisi banjir di wilayah Kabupaten Pandeglang. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Kondisi banjir di wilayah Kabupaten Pandeglang. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Curah hujan deras mengakibatkan enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang dikepung bencana banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang mencatatkan, enam kecamatan tersebut, di antaranya Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulia, dan Pagelaran.

"Para personil telah diterjunkan termasuk perlengkapannya seperti perahu karet dan lainnya. Saat ini para personil sedang melakukan pemantauan dan penanggulangan di lapangan," kata Kepala BPBD Pandeglang, Reza Ahmad Kurniawan, Senin 12 Januari 2026.

Di Kecamatan Patia, tujuh desa terendam, yakni Idaman, Patia, Surianen, Babakan Keusik, Ciawi, Cimoyan, dan Rahayu. Kemudian, banjir melanda tiga desa di Kecamatan Sumur, lalu satu Kecamatan Labuan.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Cikeusik, yakni Curug Bitung. Desa Sinarjaya di Kecamatan Cigeulis dan Sukadame di Pagelaran ikut terdampak.

Namun, jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir masih dalam proses pendataan.

"Dan jumlah jiwa juga sedang proses assesment," ucapnya.

Baru Dilanda Banjir Desember

Banjir kerap melanda Pandeglang sejak Desember 2025. Hujan datang tidak tentu belakangan ini.

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

"Kondisi banjir memang pasang-surut, saat curah hujan tinggi banjir terjadi. Namun di kala ada kemarau sehari, banjir surut. Karena kan banjir yang melanda itu dari luapan air sungai," ucapnya.

Sementara itu, banjir dipicu luapan air sungai. Genangan air kemudian surut seiring dengan hujan yang berhenti.

"Seperti yang sekarang terjadi di Patia dan Sumur, itu luapan air sungai. Kalau hujan sudah berhenti biasanya cepat surut," ujar dia.

Terpisah, Kepala Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Cecep Mulyadi mengaku, banjir terjadi sejak dini hari tadi.

"Ada empat kampung yang terendam banjir. Kalau jumlahnya berapa belum bisa memperkirakan, soalnya masih pada sibuk," kata dia.

Ia menyebut, warganya yang terdampak banjir sudah mengungsi. Bahkan, akses jalan juga terputus.

Baca Juga: Cek Titik Lokasi Banjir Jakarta Hari Ini 12 Januari  2026, Waspadai Ruas Jalan Berikut

"Ngungsi semuanya itu. Jalan juga terputus," katanya.

Ia juga mengaku, sejauh ini belum ada penangan dari pemerintah daerah. (fat)


Berita Terkait


News Update