Untuk menekan risiko kecelakaan, pengendara sepeda motor perlu menerapkan langkah-langkah sederhana namun krusial dalam aktivitas berkendara sehari-hari, antara lain:
- Mengatur waktu perjalanan dengan baik, agar tidak terburu-buru.
- Mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, demi keselamatan bersama.
- Menjaga kesabaran dan emosi, terutama saat menghadapi kemacetan.
- Menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, guna meminimalkan cedera.
- Menghormati sesama pengguna jalan, tanpa memaksakan kehendak pribadi.
Baca Juga: Michelin Hadirkan V-Belt Motor di Indonesia, Tahan Panas hingga 130 Derajat Celsius
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, keselamatan berkendara juga menyangkut sikap dan etika di jalan raya. Jalan bukan ruang pribadi, melainkan fasilitas bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif.
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang terus mengingatkan masyarakat agar menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Tujuan berkendara bukan sekadar tiba lebih cepat, melainkan tiba dengan selamat.
“Dari berbagai kejadian, kita bisa lihat bahwa lawan arah sering berujung pada kecelakaan fatal. Ketika satu orang melanggar, dampaknya bisa merugikan banyak pihak. Karena itu, jangan jadikan lawan arah sebagai alasan untuk memangkas jarak dan waktu,” tambah Agus Sani.
