BEKASI, POSKOTA.CO.ID - RMA Indonesia selaku agen pemegang merek Ford di Indonesia menyoroti banyak mobil produksinya yang masih aktif belum terlayani jaringan bengkel resmi.
“Ada banyak kendaraan Ford di area Bekasi yang bisa dibilang ‘tidur’, karena pemiliknya belum menemukan bengkel yang cocok. Harapannya, Ford Bekasi bisa menjadi solusi dengan jaminan perbaikan dan standar resmi Ford,” kata After Sales Manager PT Elite Auto Sukses, Rohmat.
Rohmat juga menyoroti banyaknya kendaraan Ford berusia lebih dari delapan hingga sepuluh tahun yang kini berpindah kepemilikan dan tidak lagi rutin masuk bengkel resmi.
“Untuk mobil-mobil yang lama, sudah lebih dari 8-10 tahun itu rata-rata juga mulai ke pinggir dengan pemilik-pemilik yang baru sehingga dengan titik Bekasi ini saya pikir cukup strategis untuk bisa menangkap konsumen loyal Ford di Bekasi dan sekitarnya,” ujar dia.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
Akses Bengkel Resmi Masih Jadi Tantangan Pemilik Ford
Meski populasinya cukup besar, tidak semua kendaraan Ford tersebut rutin mendapatkan perawatan di bengkel resmi. Keterbatasan akses layanan menjadi salah sebuah faktor pemilik kendaraan memilih bengkel umum.
“Banyak kendaraan Ford yang akhirnya ditangani bengkel umum. Sementara karakter mesin dan sistemnya cukup spesifik, sehingga kualitas pengerjaannya tidak selalu konsisten,” ujar Head of After Sales RMA Indonesia, Elyus Dwi Erwanto.
Menurutnya, kondisi ini membuat sebagian pemilik kendaraan kerap berpindah-pindah bengkel demi mendapatkan hasil perbaikan yang sesuai. Bahkan, ada pula kendaraan yang akhirnya jarang digunakan karena tidak memperoleh perawatan optimal.
Pemilihan Bekasi sebagai lokasi penguatan layanan purna jual juga mempertimbangkan karakter mobilitas konsumennya.
Baca Juga: Link Video Call Parera Viral Jadi Buruan Warganet, Ini Fakta Sebenarnya
Bekasi Dinilai Dekat dengan Aktivitas Pelanggan Jakarta
Elyus menjelaskan, banyak pemilik Ford berdomisili di Bekasi yang justru lebih sering beraktivitas di wilayah ibu kota.
“Kami melihat Bekasi sebagai lokasi strategis karena dekat dengan Jakarta. Banyak pelanggan yang aktivitas operasionalnya di Jakarta, tetapi domisilinya di Bekasi,” ucapnya.
Kondisi ini dinilai membuat keberadaan bengkel resmi di Bekasi menjadi lebih relevan untuk menjangkau kebutuhan pelanggan.
“Dalam data kami, Bekasi masuk dalam satu kesatuan wilayah Jakarta dan sekitarnya. Populasi kendaraan Ford yang masih aktif di area ini bisa mencapai sekitar 1.000 sampai 2.000 unit,” katanya.
