Potret Inara Rusli yang mengungkap alasan bertahan dalam pernikahannya dengan Insanul Fahmi. Ia mengaku memilih tunduk pada syariat Islam di tengah tekanan publik. (Sumber: Instagram/@mommy_starla)

HIBURAN

Inara Rusli Tegaskan Bertahan Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi Demi Syariat Islam

Jumat 09 Jan 2026, 16:20 WIB

POSKOTA.CO.ID - Keputusan Inara Rusli untuk tetap bertahan dalam pernikahannya dengan Insanul Fahmi kembali menyedot perhatian publik. Statusnya sebagai istri kedua memicu beragam reaksi, mulai dari dukungan hingga kritik, seiring dengan ramainya perbincangan di media sosial dan ruang publik.

Di tengah sorotan tersebut, kehidupan pribadi Inara Rusli menjadi bahan perbincangan yang tak terpisahkan dari isu hukum yang tengah dihadapinya.

Sebagai figur publik, setiap langkah dan pernyataannya kerap ditafsirkan beragam oleh masyarakat, terutama terkait pilihan hidup yang ia ambil.

Meski menuai pro dan kontra, Inara Rusli menegaskan bahwa keputusannya bukanlah langkah spontan. Ia menyatakan memilih bertahan karena keyakinan pribadi dan ketaatan pada syariat Islam, tanpa menjadikan opini publik sebagai tolok ukur utama dalam menentukan arah hidupnya.

Baca Juga: Inara Rusli Beri Respon Santai saat Disebut Denny Sumargo Wanita yang Menyakiti

Inara Rusli Pilih Taat pada Syariat Islam

Inara Rusli secara terbuka menyampaikan alasan dirinya tetap melanjutkan rumah tangga meski berada dalam posisi yang tidak mudah. Ia menegaskan bahwa keyakinan agama menjadi landasan utama dalam mengambil keputusan besar dalam hidupnya.

"Saya sebagai orang Muslim harus tunduk pada syariat Islam," kata Inara Rusli saat di Bareskrim Polri kepada awak media, Jakarta, pada Kamis 8 Januari 2026.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Inara tidak ingin menjadikan pandangan publik sebagai acuan utama dalam menentukan arah hidupnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Zina Inara Rusli dan Insanul Fahmi Masuk Tahap Gelar Perkara

Akui Tidak Tahu Status Pernikahan Sejak Awal

Dalam keterangannya, Inara Rusli juga mengungkap fakta bahwa sejak awal menjalin hubungan, dirinya tidak mengetahui status pernikahan Insanul Fahmi dengan Wardatina Mawa.

Ia pun tak menyangkal adanya kelalaian dari pihaknya karena tidak menggali informasi secara mendalam. "Sedari awal saya tidak tahu. Tidak mengetahui. Ada salah saya juga, saya tidak bertanya," ucapnya.

Pengakuan tersebut disampaikan Inara secara terbuka sebagai bentuk kejujuran sekaligus refleksi atas apa yang telah terjadi. Menghadapi tekanan dan penilaian publik, Inara Rusli memilih untuk tetap berpegang pada prinsip hidupnya.

Ia menilai, menjadikan opini masyarakat sebagai ukuran justru akan membawa pada kebingungan tanpa akhir. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak untuk menilai, namun keputusan hidup tetap berada di tangannya sendiri.

Inara Rusli memastikan dirinya tidak pernah dipaksa untuk bertahan. Ia menegaskan, apabila sejak awal tidak memiliki kesiapan mental dan keyakinan, dirinya memilih untuk mundur. Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang beredar terkait kondisi rumah tangganya.

Baca Juga: Ibunda Virgoun Berang, Sebut Cucu Jadi Saksi Dugaan Aksi Tak Pantas Inara Rusli

Ingin Hidup Tenang dan Jadikan Pelajaran

Di akhir keterangannya, Inara Rusli berharap persoalan yang menimpanya dapat menjadi pembelajaran bagi banyak pihak. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk menjalani hidup yang damai tanpa konflik berkepanjangan.

Sebelumnya, Inara Rusli didampingi kuasa hukumnya, Lechumanan, mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, pada Kamis 8 Januari 2026. Kedatangannya berkaitan dengan pemeriksaan atas laporan dugaan kasus illegal access yang tengah ditangani pihak kepolisian.

Inara menjelaskan, kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pelapor sekaligus korban. Ia menyebut laporan tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan.

Kasus tersebut kini masih terus bergulir, sementara Inara Rusli berharap dapat segera menyelesaikan persoalan hukum dan kembali menjalani kehidupan secara tenang.

Tags:
Wardatina Mawasyariat Islamistri keduaInsanul FahmiInara Rusli

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor