Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali disalurkan pemerintah pada tahun 2026. (Sumber: Poskota/Risti Ayu Wulansari)

EKONOMI

Sudah Cek Saldo BPNT 2026? Waspada, KPM dengan Status Ini Dipastikan Gagal Cair

Kamis 08 Jan 2026, 12:30 WIB

POSKOTA.CO.ID - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali disalurkan pemerintah pada tahun 2026.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap dengan mekanisme dan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

Berdasarkan pola penyaluran pada tahun-tahun sebelumnya, BPNT 2026 tersebut siap disalurkan secara bertahap setiap triwulan.

Skema ini bertujuan agar distribusi bansos lebih terkontrol dan tepat sasaran.

Pada tahap pertama, yang mencakup periode Januari hingga Maret 2026, setiap KPM berhak menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima KPM pada tahap ini mencapai Rp600.000.

Meski pencairan BPNT susulan masih berlangsung pada Januari 2026, faktanya ada sejumlah KPM yang tidak dapat mencairkan saldo bantuan. Hal ini bukan tanpa alasan.

Status bantuan setiap KPM ditentukan berdasarkan pemutakhiran data terbaru yang dilakukan pemerintah.

KPM yang tidak lagi memenuhi kriteria akan otomatis tersaring dan masuk dalam kategori tertentu.

Lantas, KPM kategori apa saja yang dipastikan gagal mencairkan saldo BPNT 2026? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: 514 Warga Bekasi Terancam Tak Lagi Terima Bansos PKH

Saldo BPNT 2026 Tahap 1 Kapan Cair?

Penyaluran BPNT 2026 tahap pertama dilakukan secara bertahap mulai awal Januari hingga Maret 2026.

Namun, jadwal pencairan bantuan tersebut tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Perbedaan jadwal pencairan dapat terjadi karena menyesuaikan kesiapan administrasi daerah, proses distribusi bantuan, dan pemutakhiran data KPM di masing-masing wilayah

Apabila data bantuan belum muncul di Cek Bansos atau periode bantuan belum diperbarui, KPM disarankan untuk berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial, RT/RW, atau aparat kelurahan/desa setempat.

KPM yang Dipastikan Tidak Terima BPNT

Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, pada 8 Januari 2026, KPM yang dipastikan tidak akan menerima bansos reguler, termasuk BPNT 2026, yakni tercatat sebagai “Exclude”.

Status ini muncul akibat beberapa faktor yang diantaranya yakni sebagai berikut.

1. Data NIK Tidak Valid

Salah satu penyebab utama status exclude adalah data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid atau tidak sinkron dengan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Ketidaksesuaian data ini dapat menyebabkan sistem secara otomatis menonaktifkan status penerima bansos.

2. Perubahan Kondisi Ekonomi KPM

Penetapan penerima bansos tahun 2026 mengacu pada tingkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

KPM yang berada pada desil 1 hingga 5 sendiri masih berhak menerima bansos.

Namun, jika terjadi perubahan kondisi ekonomi dan KPM naik ke desil 6 hingga 10, maka status bantuan otomatis berubah menjadi exclude.

Artinya, KPM tersebut dinilai sudah tidak lagi masuk kategori penerima bantuan sosial.

3. Terdeteksi Aktivitas Game Online Terlarang

Pemerintah juga menerapkan kebijakan tegas terhadap KPM yang terindikasi melakukan aktivitas game online terlarang.

Jika data menunjukkan adanya pelanggaran tersebut, penyaluran bansos dapat dihentikan.

Bahkan, jika anggota keluarga KPM terdeteksi melakukan pelanggaran yang sama, maka bantuan tetap tidak akan disalurkan, meskipun KPM bersangkutan tidak terlibat langsung.

Baca Juga: Kabar Baik untuk KPM! Dua Bansos Tambahan Resmi Cair Mulai Senin 5 Januari 2026, Ini Rinciannya

Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT

Berikut tahapan pengecekan penerima bansos BPNT 2026 yang dapat diikuti masyarakat dengan seksama.

1. Akses Situs Resmi Cek Bansos Kemensos

Pengecekan status bansos dilakukan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial.

Penggunaan situs resmi ini memastikan data yang ditampilkan sesuai dengan sistem pemerintah.

2. Masukkan Data Wilayah Sesuai KTP

Setelah laman terbuka, masyarakat diminta mengisi data wilayah tempat tinggal secara lengkap.

Data wilayah harus disesuaikan dengan alamat yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) agar pencarian data lebih akurat.

3. Input Nama Lengkap dan Kode Verifikasi

Langkah selanjutnya adalah memasukkan nama lengkap sesuai KTP, kemudian mengisi kode captcha yang muncul pada layar.

Kode ini berfungsi sebagai sistem verifikasi untuk memastikan pencarian dilakukan oleh pengguna yang sah.

4. Klik Menu Cari Data

Setelah seluruh data terisi dengan benar, klik tombol “Cari Data”. Sistem akan memproses pencarian berdasarkan data yang dimasukkan.

5. Cek Status dan Jenis Bantuan

Apabila nama yang dimasukkan terdaftar sebagai penerima bansos 2026, sistem akan menampilkan informasi berupa status penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran.

Sebaliknya, jika data tidak ditemukan, masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan ulang atau berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Tags:
Cara Cek Status Penerima Bansos BPNTBPNT 2026 Tahap 1 Kapan CairBPNT 2026BPNT bansos BPNT Bantuan Pangan Non Tunai

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor