Sebuah rumah tinggal berlantai dua di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, hancur akibat ledakan tabung gas pada Rabu, 7 Januari 2026 pagi. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA RAYA

Polisi Selidiki Ledakan Rumah di Jelambar Jakbar, Satu Penghuni Luka Bakar Parah

Rabu 07 Jan 2026, 16:27 WIB

GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID – Kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan yang menghancurkan sebuah rumah dan melukai penghuninya di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander mengatakan penyelidikan masih berlangsung sambil menunggu kondisi korban membaik.

“Penyelidikan masih berlangsung ya, tunggu korban sehat agar memberikan keterangan yang jelas,” kata Alexander melalui pesan singkat, Rabu, 7 Januari 2026.

“Nanti akan diidentidikasi lebih lanjut,” sambungnya.

Ledakan diduga dipicu kebocoran gas elpiji 12 kilogram di dalam rumah.

Baca Juga: Tembakan Curanmor Bersenpi di Palmerah Jakbar Terkena Pagar Rumah Warga

Akibat kejadian tersebut, satu orang penghuni mengalami luka bakar parah. Bagian depan dan dalam rumah rusak berat, sementara puing bangunan berserakan hingga ke jalan.

Ketua RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Warga sempat mengira suara keras yang terdengar merupakan bunyi petir.

“Jadi kronologi awalnya itu di jam 5.30 terdengar suara ledakan. Jadi warga sekitar kira itu adalah bunyi petir. Ternyata ledakan dari sini,” kata Wenny kepada wartawan.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlempar keluar rumah akibat ledakan besar tersebut.

“Dari saksi pertama yang lihat itu ada korban yang terlempar keluar dengan kondisi seluruh badan kena luka ledakan, dan bau gas,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Jakarta Timur Tanam 290 Ribu Pohon dan Tanaman Hias, Harapan Tekan Polusi Udara

Korban diketahui bernama Venny Hermawati, 41 tahun, seorang ibu rumah tangga. Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen.

“Kalo kondisi terakhir dari keluarga sih bilang katanya sekitar 80 persen. Itu kondisinya karena bajunya itu udah sampai robek-robek,” ujar Wenny.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Royal Trauma oleh warga menggunakan mobil pribadi.

“Dibawa ke rumah sakit Royal Trauma. Itu dibawa sama warga pake mobil,” jelasnya.

Wenny menegaskan tabung gas tidak meledak, melainkan gas bocor dan memenuhi ruangan rumah sejak malam hari.

“Sebenernya sih tabungnya itu enggak meledak ya. Gasnya itu 12 kilo. Dari damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat banget. Gas itu udah semaleman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ledakan diduga terjadi saat korban mulai beraktivitas di pagi hari.

“Namanya ibu-ibu ya, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah,” katanya.

Baca Juga: Polisi Buru Curanmor Bersenpi di Palmerah, Korban Alami Luka Tembak

Selain rumah korban, dua rumah lain di sekitar lokasi juga terdampak ledakan.

Sementara itu, Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya mengatakan pihak kecamatan bersama unsur kelurahan, tiga pilar, dan petugas pemadam kebakaran langsung meninjau lokasi kejadian.

“Pagi ini kita dari kecamatan, kelurahan, bersama unsur sektoral dan rekan-rekan damkar meninjau, dimana sekitar pukul 5.30 kita mendapatkan kabar musibah dari warga RW 7 ini, rumahnya terdapat ledakan gas akibat kebocoran,” ujar Raditian.

Ia menyebut kondisi rumah korban mengalami kerusakan parah dan berdampak ke bangunan di sekitarnya.

“Ledakannya cukup parah, satu rumah kondisi depannya lumayan hancur, dan rumah di sekitarnya juga terkena dampak,” katanya.

Sebanyak sekitar 30 personel PPSU gabungan diterjunkan untuk membersihkan puing bangunan. Namun pembersihan masih bersifat sterilisasi area.

Tags:
elpiji 12 kilogramkebocoran gasJakarta BaratJelambarledakan

Pandi Ramedhan

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor