POSKOTA.CO.ID - Memasuki awal 2026, wacana kelanjutan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan senilai Rp900.000 kembali menjadi perhatian Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan tersebut sebelumnya berperan besar dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
Namun perlu dipahami, BLT Kesra bersifat tambahan dan situasional, bukan program bantuan berkelanjutan.
Hingga Januari 2026, pemerintah belum mengumumkan kebijakan resmi terkait pencairan ulang BLT khusus tersebut. Karena itu, masyarakat diimbau tidak hanya menunggu.
Baca Juga: BLT Kesra KKS Bank Mandiri Susulan Berhasil Cair ke Rekening, Begini Cara Cek Nama Penerima
Langkah paling aman adalah memastikan diri terdaftar dalam bantuan sosial reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang memiliki jadwal penyaluran lebih jelas sepanjang tahun.
PKH dan BPNT, Bansos Rutin dengan Kepastian Lebih Tinggi
Berbeda dengan BLT stimulus yang bergantung pada kondisi tertentu, PKH dan BPNT merupakan program tahunan pemerintah yang dialokasikan secara rutin.
Keduanya ditujukan bagi keluarga rentan yang memenuhi kriteria kesejahteraan.
Kabar baiknya, pendaftaran bansos kini dapat dilakukan secara mandiri dan digital, tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.
Baca Juga: Selamat! Dana BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Hari Ini, Segera Cek Saldo KKS BNI dan PT Pos
Cara Daftar Bansos Mandiri Lewat Aplikasi Cek Bansos
Proses pengajuan bansos dapat dilakukan melalui ponsel dengan langkah berikut:
- Unduh Aplikasi
Instal aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial melalui Play Store.
- Registrasi Akun
Buat akun baru dengan mengunggah foto KTP, Kartu Keluarga, serta swafoto sambil memegang KTP.
Baca Juga: BLT Kesra November 2025 Sudah Cair? Ini Informasi Terlengkap untuk KPM
- Ajukan Usulan
Masuk ke menu Daftar Usulan di dalam aplikasi.
- Pilih Jenis Bantuan
Lengkapi data anggota keluarga dan pilih jenis bansos yang diajukan, PKH atau BPNT.
Catatan penting: Pengajuan disarankan dilakukan pada tanggal 1–10 setiap bulan karena data awal bulan umumnya diproses lebih cepat dalam sistem pusat.
Tahapan Verifikasi hingga Penetapan Penerima
Pendaftaran digital bukan tahap akhir. Setelah data masuk, akan dilakukan proses lanjutan berupa:
- Validasi Data melalui sinkronisasi NIK dengan Dukcapil dan BPS
- Verifikasi Lapangan oleh pendamping sosial melalui kunjungan langsung ke rumah
- Penetapan Desil Kesejahteraan berdasarkan hasil survei ekonomi keluarga
Seluruh proses biasanya memakan waktu sekitar 3 hingga 6 bulan. Artinya, warga yang mendaftar sejak Januari 2026 masih memiliki peluang besar menerima bantuan pada tahap penyaluran tahun berjalan.