Enam Orang Ngaku-ngaku jadi Wartawan dan Polisi, Meras Warga Bogor hingga Rp100 Juta

Senin 05 Jan 2026, 17:20 WIB
Warga mengepung orang yang mengaku-ngaku wartawan dan polisi saat melakukan pemerasan di wilayah Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. (Sumber: tangkapan layar)

Warga mengepung orang yang mengaku-ngaku wartawan dan polisi saat melakukan pemerasan di wilayah Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. (Sumber: tangkapan layar)

SUKAJAYA, POSKOTA.CO.ID - Lima orang pria dan satu wanita yang ngaku-ngaku jadi wartawan, memeras warga di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor pada Minggu 4 Januari 2026.

Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sihabudin, mengungkapkan bahwa enam orang tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap warga dengan modus mendatangi sejumlah tempat usaha lalu mengambil foto sebagai bahan tekanan.

Setelah itu, para pelaku meminta sejumlah uang kepada pemilik usaha dengan dalih tertentu yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Rano Karno Sebut Okupansi Hotel di Jakarta Umumnya Meningkat 100 Persen, Ini Pemicunya

"Selain itu mereka juga mengaku sebagai anggota Polres Bogor dan Polda Jabar, mereka mengambil foto video usaha korban untuk menakut-nakuti," kata Budi saat dikonfirmasi, Senin 5 Januari 2026.

Warga dengan para pelaku pun sempat melakukan negoisasi dari angka Rp100 juta, sampai di angka sepakat yakni Rp35 juta.

Saat proses negosiasi berlangsung, aksi para pelaku diketahui warga sekitar hingga memicu berkumpulnya massa yang kemudian mengepung mereka.

Untuk mencegah terjadinya amuk massa, keenam pelaku segera diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Mulai Besok, Dishub Jakarta Lakukan Uji Coba Satu Arah di Jalan Salemba Tengah

"Saat negosiasi berlangsung, warga sekitar (massa) mengetahui hal tersebut dan mengepung para pelaku. Untuk menghindari amuk massa, para pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg," jelas Budi.

Dari video yang beredar, terlihat sejumlah warga sudah mengepung enam orang tersebut di lokasi kejadian.


Berita Terkait


News Update