JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Puskesmas Jatinegara memastikan hingga saat ini tidak ditemukan kasus khusus Super Flu di wilayah kerjanya.
Kepala Puskesmas Jatinegara, Adit Galatama, menegaskan bahwa Super Flu pada dasarnya tetap disebabkan oleh virus influenza, bukan penyakit baru, serta tidak memiliki tingkat bahaya seperti COVID-19.
"Super Flu itu penyebabnya Virus Influenza juga, bukan penyakit baru dan tidak lebih berbahaya spt Covid," ucap Adit kepada Poskota, Minggu, 4 Januari 2025.
Adit menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada kasus penyakit super flu di Puskesmas Jatinegara.
Baca Juga: Pengamat Kesehatan Ungkap Super Flu Picu Gejala Lebih Berat dan Penyebaran Lebih Cepat
"Di puskesmas Jatinegara tidak ada kasus khusus untuk Super Flu karena memang masuk ke Kriteria Influenza biasa," ujar Adit.
Adit menjelaskan, penanganan pasien dengan gejala influenza, termasuk yang dicurigai berkaitan dengan Super Flu, dilakukan sesuai standar pelayanan medis yang berlaku.
Pemeriksaan diawali dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik, kemudian disesuaikan dengan gejala klinis yang muncul pada pasien.
"Untuk Penanganan tentunya tetap ditangani sesuai dengan Anamnesa dan hasil pemeriksaan fisiknya, biasanya sesuai dengan Gejala klinis yang muncul," ungkap Adit.
Baca Juga: Diguyur Hujan Selama Dua Hari, 7 Kecamatan di Pandeglang Dilanda Banjir
Kendati demikian, Adit menegaskan bahwa apabila pasien menunjukkan gejala berat, seperti sesak napas, penurunan saturasi oksigen, atau tanda kegawatan lainnya, maka pasien akan segera diobservasi lebih lanjut dan dirujuk ke rumah sakit.
"Jika memang gejalanya berat sampai sesak nafas atau saturasi O2 turun atau ada gejala berat lainnya akan diobservasi dan dirujuk ke RS untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Adit.
Terkait fasilitas isolasi, Adit menyebutkan bahwa ruang isolasi tetap tersedia di rumah sakit rujukan, khususnya RSUD, dan akan digunakan sesuai dengan indikasi medis pasien.
"Untuk Ruang Isolasi tetap ada di RSUD Rujukan tentunya akan digunakan sesuai dengan indikasi medis Pasien," katanya.
Baca Juga: Antisipasi Rob Saat Supermoon, DPRD DKI Minta Pemprov Perkuat Mitigasi Bencana
Adit juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu Super Flu, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.
"(Masyarakat) idak perlu panik dan tetap waspada," ujar dia.
Menurutnya, langkah pencegahan yang dilakukan sejatinya sama dengan upaya pencegahan penyakit pernapasan pada umumnya.
"Untuk pencegahan sama biasakan Cuci Tangan 6 langkah, pakai Masker di tempat keramaian dan makan yang bergizi serta istirahat yang cukup," ucap dia. (cr-4)