Antisipasi Rob Saat Supermoon, DPRD DKI Minta Pemprov Perkuat Mitigasi Bencana

Minggu 04 Jan 2026, 17:45 WIB
Ilustrasi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta. (Sumber: Gemini AI)

Ilustrasi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta. (Sumber: Gemini AI)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mendorong Pemerintah Provinsi Jakarta untuk berkolaborasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi banjir rob saat terjadi fenomena Supermoon.

Menurut Yuke, fenomena Supermoon kini lebih sering terjadi beberapa kali dalam setahun. Tentu hal itu bisa memicu pasang air laut.

Bahkan fenomena itu juga berpotensi terjadi peningkatan rob dan dampak cuaca lainnya, seperti angin puting beliung.

“Fenomena Supermoon ini bukan sekadar fenomena biasa. Dulu mungkin setahun sekal. Sekarang bisa berkali-kali,” ujar Yuke kepada awak media, Minggu, 4 Januari 2025.

Baca Juga: Antisipasi Tawuran Berulang, Brimob Polda Metro Jaya Patroli di Wilayah Cipinang

Yuka mengatakan pemantauan dan tindakan pencegahan dinilai sangat penting, terutama terhadap rumah-rumah warga yang rentan, termasuk ancaman pohon tumbang.

“Kondisi bangunan yang rawan angin puting beliung dan pohon-pohon harus dicek dan diantisipasi,” kata Yuke.

Menurutnya, mitigasi risiko bencana seharusnya sudah menjadi tanggung jawab penuh Pemprov DKI. 

Atas dasar itu, ia mendorong koordinasi lintas mitra kerja. Khususnya terkait banjir rob di seluruh kawasan pesisir Jakarta. 

Baca Juga: Pengamat Kesehatan Ungkap Super Flu Picu Gejala Lebih Berat dan Penyebaran Lebih Cepat

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob) hingga 7 Januari 2026. 


Berita Terkait


News Update