Sal Priadi Klarifikasi Foto dengan Sitok Srengenge yang Tuai Kritikan: 'Sikap Saya Jelas, Enggak Membela'

Sabtu 03 Jan 2026, 18:00 WIB
Sal Priadi akhirnya angkat bicara soal foto bersama Sitok Srengenge yang viral. Ia menegaskan tidak membela dan akan lebih bijak di ruang publik. (Sumber: X/@mekitron)

Sal Priadi akhirnya angkat bicara soal foto bersama Sitok Srengenge yang viral. Ia menegaskan tidak membela dan akan lebih bijak di ruang publik. (Sumber: X/@mekitron)

“Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya jelas, saya enggak membela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan dia dengan apa pun yang dia inginkan soal ini,” tulis Sal.

Dalam pernyataan lainnya, Sal kembali menegaskan sikapnya secara lugas dan tidak ingin posisinya disalahartikan oleh publik. “Menurut saya sudah jelas, dia j****. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto,” ujar Sal.

Ia juga menyampaikan pernyataan tegas saat menanggapi komentar warganet yang terus berdatangan di media sosial. "Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya enggak bela. Kalau ada pihak yang melintir-melintir, itu urusan dia sama apa pun yang dia inginkan soal ini. Menurut saya clear, dia janc*k," ucapnya.

Sal Priadi mengakui bahwa unggahan foto tersebut dapat melukai perasaan para penyintas kekerasan seksual. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam bersikap di ruang publik, terutama terkait ajakan berfoto.

"Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks," tutur Sal Priadi. Pernyataan ini sekaligus menjadi penutup klarifikasi Sal atas polemik yang berkembang di media sosial.

Baca Juga: Profil dan Karir Andhara Early yang Umumkan Cerai Usai 14 Tahun Pernikahan Bersama Bugi Ramadhana

Latar Belakang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Sitok Srengenge

Sebagai informasi, Sitok Srengenge pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada akhir 2013 oleh seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang disebut berujung pada kehamilan.

Korban menyebut dugaan peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, dengan unsur pemaksaan dan tipu muslihat. Kasus ini menjadi sorotan luas karena melibatkan figur sastrawan yang cukup dikenal di Indonesia.

Pada 2014, Sitok Srengenge sempat ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga kini, proses hukum tersebut tidak pernah berujung pada putusan pengadilan yang memberikan kepastian hukum bagi korban.


Berita Terkait


News Update