Rumah Pengacara di Depok Dibobol Kawanan Maling, Tampang Pelaku Terekam CCTV

Sabtu 03 Jan 2026, 16:27 WIB
Rekaman CCTV memperlihatkan salah satu tampang pelaku pencurian rumah kosong, saat membobol rumah milik pengacara di Perumahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok. (Sumber: Istimewa)

Rekaman CCTV memperlihatkan salah satu tampang pelaku pencurian rumah kosong, saat membobol rumah milik pengacara di Perumahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok. (Sumber: Istimewa)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Komplotan spesialis pencuri rumah kosong beraksi menyasar rumah milik seorang pengacara di Perumahan Klaster Jalan Muara Jaya, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu, 21 Desember 2025, lalu.

Aksi para pelaku viral di media sosial melalui unggahan akun @depok24jam. Dalam video tersebut, terlihat dua orang pelaku masuk ke dalam rumah melalui pagar dengan pembagian peran, satu orang berjaga di luar dan satu lainnya masuk ke dalam rumah.

Dalam unggahan media sosial disebutkan jumlah pelaku diduga terdiri dari tiga hingga empat orang. Mereka masuk dengan cara membobol gembok dan pintu rumah menggunakan linggis. Sejumlah barang berharga dilaporkan hilang, di antaranya emas dan mikrofon nirkabel.

Salah satu wajah pelaku terekam jelas kamera CCTV saat mencoba masuk ke dalam rumah untuk mencuri.

Ketua RT 06 RW 025 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Basuni, mengatakan rumah yang dibobol tersebut ditempati satu keluarga bernama Satria.

Baca Juga: Korlantas Polri Sebut Kasus Kecelakaan 2025 Turun 7 Persen

“Korban Satria sebagai pemilik telah memberitahukan melalui pesan singkat WhatsApp menyebutkan bahwa dirinya baru saja telah kemalingan rumahnya dibobol maling. Itu chat WA pada Senin, 22 Desember 2025,” ujar Basuni kepada Poskota di kediamannya, Jalan H. Nadih, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu, 3 Januari 2026.

Basuni menuturkan, setelah kejadian tersebut pemilik rumah merasa tidak nyaman dan mempertanyakan sistem keamanan lingkungan.

“Kalau siang di lingkungan RT 06 RW 025 rata-rata pemukiman kampung telah menghidupkan siskamling mulai pukul 23.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB. Biasa akses keluar masuk ada dua pintu dijadikan satu pintu atau one gate system,” tuturnya.

Ia menyebut pencurian terjadi pada siang hari sekitar pukul 10.15 WIB, saat tidak ada petugas keamanan lingkungan.

“Untuk kejadian pada rumah korban yang dibobol pada siang tepatnya sekitar pukul 10.15 WIB. Pada waktu siang hari keamanan kami tidak ada,” kata Basuni.


Berita Terkait


News Update