Motif Oknum TNI AL Aniaya Dua Pria di Depok Terungkap

Sabtu 03 Jan 2026, 19:56 WIB
Petugas berada di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, tempat proses autopsi terhadap korban penganiayaan di Depok sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. (Sumber: Istimewa)

Petugas berada di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, tempat proses autopsi terhadap korban penganiayaan di Depok sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. (Sumber: Istimewa)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Kasus penganiayaan yang menyebabkan satu pria tewas dan satu lainnya luka berat terjadi di Kecamatan Tapos, Kota Depok. Pelaku yang diduga merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) telah diamankan.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP I Made Budi, mengatakan pelaku berpangkat Serda diduga kuat melakukan penganiayaan berat terhadap dua pria di Gang Swadaya Emas, RT 004 RW 001, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026.

"Anggota Opsnal Polres Metro Depok telah berhasil mengamankan seorang pelaku penganiayan merupakan diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI AL berpangkat Serda. Di waktu yang sama dari POMAL AL langsung membawa tersangka diproses sesuai undang-undangan kemiliteran," ujar Made Budi kepada Poskota, Sabtu, 3 Januari 2026.

Made Budi menjelaskan, korban berinisial WAT, 24 tahun, buruh harian lepas asal Pondok Cina, Beji, meninggal dunia. Sementara rekannya berinisial DN, 39 tahun, seorang tukang parkir, mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Depok.

Baca Juga: TNI AL Proses Hukum Oknum Anggota Terkait Penganiayaan di Depok

"Pada pukul 04.30 WIB, anggota Polsek Cimanggis menerima penyerahan warga ada 2 orang korban penganiayaan dengan penuh luka tergeletak di dalam mobil box," ungkapnya.

Menurut Made Budi, anggota Polsek Cimanggis langsung memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke RS Brimob.

"Setelah di dilakukan perawatan rumah sakit 1 korban meninggal dunia dan 1 orang lagi rekannya berhasil selamat dengan kondisi masih dalam perawatan itensif dokter rumah sakit," tuturnya.

Ia menambahkan, pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi ke Polres Metro Depok dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Sudah buat laporan di Polres pihak keluarga korban. Kasus ini oleh unit Satreskrim Polres Metro Depok masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan penanganan kasus penganiayaan yang menewaskan satu korban telah diambil alih oleh Polisi Militer TNI AL.


Berita Terkait


News Update