Penjualan BYD Tembus 4,5 Juta Unit Sepanjang 2025

Jumat 02 Jan 2026, 14:57 WIB
Ilustrasi ekspor BYD. (Sumber: BYD)

Ilustrasi ekspor BYD. (Sumber: BYD)

POSKOTA.CO.ID - Pabrikan otomotif asal China, BYD menutup tahun 2025 dengan catatan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, BYD berhasil menjual lebih dari 4,5 juta kendaraan di pasar global.

Berdasarkan laporan CarNewsChina, total penjualan BYD mencapai 4.550.036 unit, atau meningkat 7,1 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 4.250.370 unit.

Meski mencetak rekor baru, laju pertumbuhan tersebut terbilang melambat jika dibandingkan lonjakan besar yang pernah terjadi pada 2021 dan 2022.

Baca Juga: Hyundai Diam-diam Rilis Mobil Murah, Harga Cuma Rp100 Jutaan

Dari sisi komposisi penjualan, kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi kontributor terbesar. Sepanjang 2025, BYD mencatatkan penjualan 2.288.709 unit PHEV. Namun, angka tersebut justru mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan tahun 2024.

Sebaliknya, performa kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, penjualan mobil listrik BYD mencapai 2.254.714 unit, tumbuh 27,9 persen secara tahunan.

Peningkatan ini membuat kontribusi mobil listrik naik signifikan menjadi 49,6 persen dari total penjualan perusahaan, dibandingkan 41,5 persen pada 2024.

Pertumbuhan BYD juga ditopang oleh ekspansi pasar internasional. Untuk pertama kalinya, penjualan BYD di luar China berhasil menembus 1 juta unit.

Baca Juga: Mercedes-Benz C-Class Listrik Tertangkap Uji Jalan, Pakai Platform Baru

Tercatat sebanyak 1.046.083 kendaraan terjual di pasar global non-domestik, melonjak 150,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski kinerja tahunan mencatatkan hasil positif, BYD mengalami tekanan pada penghujung tahun. Penjualan pada Desember 2025 tercatat sebanyak 414.784 unit, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, serta terkoreksi 12,7 persen dibandingkan November 2025.

Pada bulan tersebut, penjualan mobil listrik global BYD mencapai 190.712 unit, turun 8,2 persen secara tahunan. Sementara penjualan PHEV tercatat 224.072 unit, mengalami penurunan lebih dalam sebesar 25,7 persen.

Penurunan PHEV ini tercatat telah berlangsung selama sembilan bulan berturut-turut sejak April 2025.

Baca Juga: Rally Dakar 2026: Julian Johan Akhiri Penantian Panjang Indonesia

Kendati demikian, pasar luar negeri tetap menunjukkan tren positif. Pada Desember 2025, penjualan BYD di luar China mencapai 133.172 unit, atau melonjak 133 persen dibandingkan Desember 2024.

Jika digabungkan dengan penjualan kendaraan komersial dan bus, total distribusi BYD pada Desember 2025 mencapai 420.398 unit, menegaskan posisi BYD sebagai salah satu pemain utama di pasar kendaraan elektrifikasi global.


Berita Terkait


News Update