POSKOTA.CO.ID - Pabrikan otomotif asal China, BYD menutup tahun 2025 dengan catatan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, BYD berhasil menjual lebih dari 4,5 juta kendaraan di pasar global.
Berdasarkan laporan CarNewsChina, total penjualan BYD mencapai 4.550.036 unit, atau meningkat 7,1 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 4.250.370 unit.
Meski mencetak rekor baru, laju pertumbuhan tersebut terbilang melambat jika dibandingkan lonjakan besar yang pernah terjadi pada 2021 dan 2022.
Baca Juga: Hyundai Diam-diam Rilis Mobil Murah, Harga Cuma Rp100 Jutaan
Dari sisi komposisi penjualan, kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi kontributor terbesar. Sepanjang 2025, BYD mencatatkan penjualan 2.288.709 unit PHEV. Namun, angka tersebut justru mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan tahun 2024.
Sebaliknya, performa kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, penjualan mobil listrik BYD mencapai 2.254.714 unit, tumbuh 27,9 persen secara tahunan.
Peningkatan ini membuat kontribusi mobil listrik naik signifikan menjadi 49,6 persen dari total penjualan perusahaan, dibandingkan 41,5 persen pada 2024.
Pertumbuhan BYD juga ditopang oleh ekspansi pasar internasional. Untuk pertama kalinya, penjualan BYD di luar China berhasil menembus 1 juta unit.
Baca Juga: Mercedes-Benz C-Class Listrik Tertangkap Uji Jalan, Pakai Platform Baru
Tercatat sebanyak 1.046.083 kendaraan terjual di pasar global non-domestik, melonjak 150,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
