POSKOTA.CO.ID - Pemerintah secara resmi telah menggariskan jadwal liburan untuk sepanjang tahun ini. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama, SKB 3 Menteri yang telah ditandatangani pada 19 September 2025.
Masyarakat Indonesia akan menikmati total 25 hari libur nasional dan cuti bersama, yang membentuk sembilan kali kesempatan long weekend. Kabar ini menjadi angin segar bagi para perencana wisata dan keluarga yang ingin memaksimalkan waktu istirahat.
Komposisi long weekend 2026 dan 25 hari libur tersebut terdiri dari 16 hari libur nasional dan 9 hari cuti bersama. Penetapan cuti bersama yang strategis, yang umumnya ditempatkan di sekitar hari libur nasional, bertujuan memperpanjang masa istirahat sekaligus mendongkrak geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif domestik.
Kalender 2026 mencerminkan kekayaan ragam kepercayaan dan budaya di Indonesia. Perayaan keagamaan besar dari berbagai kepercayaan tercatat dalam daftar libur nasional, mulai dari Idul Fitri, Natal, Nyepi, Waisak, hingga Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Harga BBM Turun per 1 Januari 2026: Cek Daftar Lengkap Pertamina, Shell, BP, Vivo
Pemerintah menekankan bahwa penentuan tanggal ini dilakukan dengan mempertimbangkan hasil sidang isbat dan perhitungan masing-masing umat beragama, serta prinsip gotong royong.
9 Peluang Long Weekend
Bagi para pekerja yang merindukan gateway singkat, tahun ini menawarkan setidaknya sembilan momen long weekend (libur tiga hari atau lebih berturut-turut). Berikut periode-periode yang dapat dicatat untuk perencanaan liburan:
- 16-18 Januari: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
- 14-17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- 21-24 Maret: Idul Fitri 1447 Hijriah (peak season)
- 3-5 April: Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
- 1-3 Mei: Hari Buruh Internasional
- 14-17 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
- 30 Mei-1 Juni: Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila
- 15-17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
- 25-28 Desember: Hari Natal
Baca Juga: Tanggal 2 Januari 2026 Apakah Bank Buka? Cek Jadwal Operasional BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BSI
Masyarakat bisa merencanakan perjalanan jauh, terutama untuk momen long weekend dan libur bersama, jauh-jauh hari. Pemesanannya tiket transportasi dan akomodasi sejak dini dapat menghindari kenaikan harga dan keterbatasan kuota.
Selain itu, diimbau untuk mempertimbangkan destinasi wisata off-the-beaten-path guna mendukung pemerataan ekonomi daerah dan menghindari kepadatan yang berlebihan di lokasi wisata utama.
Dengan banyaknya hari libur ini, tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun dengan tingkat mobilitas wisata domestik yang tinggi.
Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momen istirahat ini tidak hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk memperkuat ikatan keluarga serta memulihkan energi sebelum kembali beraktivitas.
