Lebih lanjut, Suharini memastikan, kondisi pangan strategis Jakarta dalam kondisi relatif cukup akhir tahun ini.
"Seperti beras, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, gula, minyak goreng, daging ayam dan sapi," katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak panic buying karena stok pangan di Kota Jakarta aman, meski terjadi lonjakan kebutuhan saat Nataru.
“Jadi, masyarakat jangan panic buying karena stok aman hanya memang terjadi lonjakan kebutuhan karena memang Nataru. Itu pasti terjadi,” ungkap dia. (cr-4).
